Kuota Dipotong BPH Migas, Kelangkaan Solar akan Terjadi Hingga Akhir Tahun di Sumbar

Penulis -

Rabu, 23 Februari 2022 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Meski baru di bulan februari Antrian solar telah terjadi di semua wilayah di Sumatera Barat, penyebab utama dari kelanggkaan BBM jenis solar tersebut dipicu oleh dipotongnya kuota oleh BPH Migas, dapat dipastikan pemandangan antrian di setiap SPBU di Sumatera Barat akan dijumpai setiap hari, hal ini terungkap pada bincang bincang energi, energi untuk rakyat masih adakah ? Yang digagas oleh Harian Umum Singgalang Rabu (23/2) di salah satu hotel berbintang di kota Padang.

Sales Area Manager Pertamina Sumatera Barat I Made Wira Pramarta menyebutkan, kuota solar bukan ditentukan oleh Pertamina, melainkan BPH Migas, Pertamina hanya menyalurkan dan tidak memiliki kewenangan untuk menambah kuota tersebut.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Lebih rinci I Made Wira menambahkan,
Secara menyeluruh, kebutuhan solar di tanah air mencapai 15, 1 juta kilo liter setiap tahun, sementara untuk di Sumatera Barat pemakaian solar mencapai 411 ribu kilo liter setiap tahun, secara global kuota BBM jenis solar tersebut terpotong 3 persen dari kondisi sebelumnya.

Salah satu cara untuk menambah kuota tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat Mengusulkan penambahan kuota berdasarkan kebutuhan wilayah kepada BPH Migas. Namun apabila hal tersebut tidak dilakukan, ketersedian solar tidak cukup sampai akhir tahun.

Dalam bincang-bincang ini juga dihadiri puluhan wartawan lokal di Padang, banyak ide dan saran yang di sampaikan, mulai dari ketegasan dan kewenangan yang dimiliki oleh masing-masing pihak, mulai dari Pertamina, pihak kepolisian, pemerintah, apabila tidak ada ketegasan dilakukan, maka solar subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil namun dimanfaatkan oleh pengusaha akan terus terjadi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Novrianto Ucok, salah seorang jurnalis di Sumatera Barat menegaskan, sudah saatnya para pemangku kepentingan mulai dari pihak kepolisian dan Hiswana Migas harus memiliki keberanian untuk tidak menjual solar bersubsidi kepada orang yang tidak tepat.

Lain-lagi yang disampaikan oleh Saribulih, kelangkaan solar yang terjadi di semua wilayah Sumatera Barat memiliki efek domino yang sangat berdampak kepada masyarakat, sangat banyak pelaku UMK di sekitar SPBU yang tertutupi oleh antrian kendaraan di sepanjang SPBU.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Saribulih berharap kelangkaan solar bisa segera dicarikan solusinya agar efek domino dari kelanggkaan tersebut tidak berdampak buruk kepada masyarakat.

Sementara itu Kasubdit 5 Polda Sumatera Barat kompol firdaus menyebutkan, hingga saat ini Polda Sumbar terus lakukan tindakan preventif kepada masyarakat, sepanjang tahun 2021 pihak kepolisian mengungkap 6 kasus.

Sementara di tahun 2022 ini sampai bulan Februari sudah 2 kasus yang diungkap, yang kesemuanya adalah kasus modifikasi tank mobil yang tidak sesuai standar kendaraan tersebut. (vky)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB