Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kunjungan Wisatawan Luar Negeri Ke Istano Basa Pagaruyung Alami Penurunan

Dibaca : 356

Tanah Datar, Prokabar — Ditengah kekhawatiran penyebaran Covid 19 di negeri ini, Istano Basa Pagaruyung sampai saat ini masih menerima kunjungan wisatawan luar negeri. Pengelola Istano mengaku, jika mereka tidak bisa membatasi kunjungan pelancong itu karena belum ada aturan yang menyatakan pelarangan.

“Satu satu masih ada (wisatawan luar negeri). Mungkin lolos pemeriksaan ya. Bagaimananya saya tidak tahu” kata Ridwan Kepala UPT Istano Pagaruyung.

Sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona, pihak UPT Istano Pagaruyung mempercayakan sepenuhnya pemeriksaan terhadap wisatawan luar negeri itu kepada pihak imigrasi dan otoritas bandara. Sedangkan, untuk di istana, pengelola menyediakan tisu basah, dan sabun mandi sebagai media cuci tangan oleh pengunjung dan petugas.

“Kami menyiapkan beberapa peralatan seadanya lah, antisipasi sementara. Karena kemaren libur, jadi kami belum bisa berkomunikasi dengan instansi terkait. Tapi sekarang sudah kami minta, seperti masker, sarung tangan, disenfektan,” ungkap Ridwan.

Meski demikian, berdasarkan catatan kunjungan wisatawan ke icon wisata Sumatera Barat itu, saat ini kunjungan wisatawan yang datang sudah mulai menurun. Tercatat, angka kunjungan wisatawan pada awal januari sebanyak 1828, sedangkan pada februari lalu sebanyak 1790 orang wisatawan.

Sementara itu, Bahjah wisatawan asal Johor Malaysia mengatakan jika ia berkunjung ke Indonesia khususnya ke Pagaruyung karena Indonesia penyebaran terhadap Covid 19 belum terlalu meluas. Ia juga mengaku tak berani untuk berkunjung ke kekawasan epidemi atau wilayajh yang terpapar virus corona.

“Kalau indonesia sekarang tidak banyak, kalau ke daerah yang banyak banyak itu (penyebaran Covid 19) saya tak berani nak pegi,” ungkap Bahjah

Berbeda dengan Suroto, wisatawan asal medan ini menyerahkan hidup dan matinya kepada yang maha kuasa. Meski demikian, Ia tetap khawatir dengan virus yang dapat merenggut nyawa itu. Bagi dirinya, agar terhindar dari virus corona dengan membiasakan hidup bersih, terumata cuci tangan.

“Khawatir iya, tapi kita serahkan kepada yang diatas. Tidak menggunakan masker, karena saya tidak terbiasa saja. Apalagi sedang jalan jalan seperti ini,” katanya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top