Kunjungan ke Pantai di Tanjung Mutiara Agam Berkurang Karena Ubur-ubur

Penulis -

Kamis, 10 Oktober 2019 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubukbasung, Prokabar – Jumlah kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Bandar Mutiara dan Pasia Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat berkurang semenjak ubur-ubur terdampar di sepanjang Pantai Tiku, Kamis (3/10).

Salah seorang pedagang di Pasia Tiku, Erna (31) di Lubukbasung, Kamis, mengatakan jumlah kunjungan berkurang dari 50 orang menjadi 30 orang per harinya.

“Kunjungan itu berkurang semenjak Minggu (6/10) sampai Kamis (10/10),” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia mengatakan, kunjungan itu berkurang akibat satu pengunjung pantai tersebut tersengat ubur-ubur saat mandi pada Minggu (6/10).

Akibatnya, mereka dirawat di Puskesmas Tanjung Mutiara akibat bagian tubuhnya mengalami sakit.

“Saya berharap pencemaran pantai dari ubur-ubur itu segera teratasi, sehingga jumlah kunjungan kembali normal,” katanya.

Sementara itu, Camat Tanjung Mutiara, Yogi Astrian menambahkan jumlah kunjungan wisatawan di Pantai Bandar Mutiara dengan jarak sekitar dua kilometer dari Objek Wisata Pasi Tiku juga berkurang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Namun para pengunjung yang data ke dua objek wisata itu, tidak ada berenang atau main di pingir pantai, setelah BPBD setempat memasang spanduk imbauan untuk melarang pengunjung mandi di pantai tersebut.

“Saat ini tidak ada laporan pengunjung maupun warga yang tersengat ubur-ubur,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sebelumnya, ada 10 korban tersengat ubur-ubur saat mandi di pantai itu pada Minggu (7/10).

Dari 10 korban tersebut, tiga orang sempat dirawat di Puskemas Tanjung Mutiara karena bagian tubuh yang tersengat mengalami sakit.

Sisanya hanya mengalami gatal-gatal dan tidak dirawat di Puskesmas.

“Jumlah warga dan pengunjung yang tersengat ubur-ubur itu cukup banyak, namun yang terdata hanya 10 orang,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB