Batusangkar, Prokabar – Kumango, negeri amat tua di Tanah Datar. Jalannya sempit, rumah penduduk banyak tak berpenghuni. Masjidnya rancak.
Kumango tetangga terdekat Rao Rao, adalah sebuah nagari terkenal karena: galeh kumangonya. Apa lo perlu, gue ada. Dari jarum pentul sampai mobil.
Orang Kumango yang tinggal di desa menjalani beragam profesi; bertani, berternak, membuka warung barang harian, membuat usaha produksi karupuak jangek dan berdagang. Biasanya dari pasar ke pasar; pasar Rao-rao, Sumanik, Tabek Patah, Sungai Tarab, Pasar Batusangkar, dan sebagainya.
Dilihat dari populasi, penduduk Kumango tidaklah banyak. Kebiasaan orang tua di Kumango mengirim anak-anak mereka untuk merantau jika mereka telah dewasa.

Nagari ini juga juga dikenal dengan sileknya. Silek tertua di Minangkabau. Kumango berbatasan dengan Sumanik, yang warganya juga suka merantau.
Kalau lebaran tiba maka nagari ini akan penuh sesak oleh para perantau. Juga oleh mobil pribadi.
Kumango yang masuk ke Kecamatan Sungai Tarab ini, pusat desanya bersimpang tiga. Sesimpang arah ke Sumanik, lainnya ke Pasir Lawas dan satu lagi ke Rao Rao.(eym)
















