Daerah

Kualitas Udara Menurun, Pemkab Tanah Datar Akan Bagikan 10 Ribu Masker

Tanah Datar, Prokabar – Menurunnya kualitas udara akibat dampak kabut asap kiriman, pemerintah kabupaten Tanah Datar mengaku akan sesegera mungkin mengumumkan indeks kualitas udara.

Dinas terkait, Perkim LH Tanah Datar mengaku jika saat ini sedang melakukan pengukuran udara melalui Alat AQMS (Air Quality Monitoring System) yang dipasang di halaman Kantor Perkim LH.

“Alat ini berkerja secara real time (hasil yg ditunjukkan adalah pengukuran saat itu) dan hasil realnya baru dapat dipublikasi 24 Jam berikutnya, Jum’at 13 September 2019,” ujar Kadis Perkim LH melalui Kabag Humas Dan Protokoler Pemkab Tanah Tanah Datar, Yusrizal.

Pengamatan sementara dinas terkait, Kualitas udara di Kabupaten Tanah Datar saat ini sudah diambang batas normal dan perlu dilakukan langkah-langkah prefentif sebagai antisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Sebagai langkah awal, dinas terkait akan membagikan secara cuma-cuma sekitar 10 ribu masker kepada siswa dan murid sekolah Paud, SD, SMP dan SMA.

Selain itu, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari, Wali Jorong juga diminta untuk memberikan himbauan kepada jajaran dan masyarakat melalui sekolah, masjid, surau/mushalla agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan, sampah dan jerami atau sejenisnya dalam rangka mengurangi penurunan kualitas udara.

“Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Datar selalu berkoordinasi dengan DLH Provinsi Sumatera Barat yang selalu memonitor data kualitas udara ini dan berharap kondisinya membaik,” tambahnya.

Karena kualitas udara terus menurun masyarakat dihimbau agar mengurangi aktifitas di luar rumah, kantor atau sekolah. Kalaupun memang harus beraktifitas di luar, agar menggunakan masker, saputangan dan sejenisnya. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top