Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

KRL Tanah Abang – Serpong Berhenti Mendadak, Penumpang Panik

Foto Beb - Penumpang Commuter Line jurusan Tanah Abang - Serpong sempat panik karena kereta berhenti mendadak
Dibaca : 256

Tangerang Selatan, Prokabar – Ketenangan penumpang Commuter Line jurusan Tanah Abang – Serpong berubah panik. Kereta dengan sepuluh gerbong ini tiba-tiba saja berhenti di daerah Ciater, Rawa Mekar, Kecamatan Serpong, Rabu (7/11).

Petugas yang sedianya berada di bagian gerbong paling belakang berlarian menuju gerbong pertama. Tidak ada satupun dari mereka yang bisa menjelaskan apa yang terjadi. Sesaat warga sekitar berhamburan dari rumah mereka.

Foto Beb – Petugas Commuter Line dibantu warga setempat berusaha mengeluarkan motor yang terjepit

Informasi yang diterima Prokabar.com dari lokasi kejadian menyebutkan bila perjalanan kereta terhenti karena adanya motor warga yang terseret. “Lokasinya di perlintasan tanpa pintu. Tepatnya di perlintasan menuju Jalan Ciater Raya menuju jembatan penyeberangan (jalan tol Serpong),” ujar Arya pada Prokabar.com.

Di lokasi kejadian, petugas Commuter Line dan warga setempat terlihat tengah sibuk mengeluarkan motor yang terseret. Dilihat dari jendela kereta, satu persatu bagian motor dikeluarkan.

Foto Beb – Perlintasan menuju tempat penyeberangan jalan. Pemilik kendaraan dikabarkan melarikan diri

Menurut warga setempat, pemilik motor tersebut selamat setelah beberapa detik tersambar kereta. “Katanya orangnya selamat, tapi motornya yang keseret. Yang punya motor kabur nggak tau kemana,” teriak seorang warga.

Foto Beb – Perlintasan kereta tanpa pintu yang membahayakan pengguna jalan raya

Perjalanan menuju Serpong pun tertunda beberapa menit. Bahkan aliran listrik di setiap gerbong dimatikan untuk keamanan. Petugas keamanan pun mencoba menenangkan penumpang. “Sebentar lagi ibu, motornya masih terjepit. Tidak bisa dibuka pintunya karena terlalu bahaya. Aman kok bu, tenang saja,” ucap petugas bernama Diki ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Commuter Line. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top