Kreator Jerami Handycraft Itu Dari Lintau Buo Utara

Penulis -

Jumat, 21 Desember 2018 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dari salah satu gudang di komplek perumahan asrama Polsek Lintau Utara ini lahir karya kreatif dari tangan seorang gadis. Karya karya tersebut berupa macam macam souvenir yang berbahan baku jerami. Dia adalah Novia Wella, gadis berusia 25 tahun

Saat disambangi prokabar.com. gadis yang akrab disapa dengan Wella ini tengah sibuk membuat ragam hewan dari jerami. Di gudang tersebut juga tersedia lengkap alat alat untuk membuat hasil karya inobatifnya tersebut.

Wella, perempuan kelahiran 23 November 1993 silam ini menceritakan jika awal mulanya ia memulai kreasinya tersebut saat masih duduk di bangku sekolah. Saat itu setiap siswa diharuskan menyerahkan hasil pekerjaan tangan mereka oleh guru. Atas karyanya tersebut, iapun mendapatkan nilai yang membanggakan dari guru.

Baca Juga :  Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Hasil karya Wella juga tak terlepas dari peran sang ayah. Dimana sang ayah yang sempat gulung tikar dari berdagang alat dapur kemudian mencoba untuk meneruskan hasil karya sang anak. Usman, sang ayah akhirnya memproduksi hasil-hasil karya dari jerami dan kemudian dijual ke pasar pasar sebagai usaha untuk menafkahi kelualrga.

“Sebenarnya saya berasal dari Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau buo Utara, dan sejak tahun 80an ibu dan ayah merantau ke Bangkinang, Riau. Saya pun lahir dan menghabiskan masa kecil dan remaja di Bangkinang,” ujar Wella.

Baca Juga :  Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Sejak saat itu hingga saat ini, Wella mulai fokus memproduksi hasil karyanya yang diberi nama Jerami Handicraft.

“Meski saya juga bekerja dibagian Humas dan Protokol Pemkab Tanahdatar menjadi tenaga honorer, namun tidak meninggalkan usaha ini,” tutur anak dari pasangan Usman dan Yuharli ini.

Wella mengatakan, untuk satu hasil karyanya dijual dengan harga bervariasi dan tergantung pada ukuran, mulai dari harga Rp 10 ribu hingga Rp 2 juta.

“Untuk pembuatannya juga mengalami tingkat kesulitan yang berbeda, semakin banyak lekuk tubuh hewan yang dibuat, semakin rumit pembuatannya,” jelas Wella.

Untuk ukuran kecil, Wella mampu menghasilkan 10-20 ekor hewan perhari. Sedangkan untuk ukuran yang besar hanya mampu diproduksi 5-10 ekor perhari. Untuk mendapatkan pasokan jerami, Wella juha menggunakan tenaga kerja yang diperbantukan.

Baca Juga :  Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

“Jerami bisa didapatkan saat warga panen, dan ada juga yang dibeli. Untuk pernak-pernik dibeli ke Bukittinggi,” jelasnya.

Wella saat ini mengakui jika dirinya kekurangan modal untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, juga berimbas pada hasil karyanya. Wella berharap usahanya mampu berkembang dan menampung tenaga kerja lebih banyak dan mampu menghasilkan hasil karya yang lebih bagus dan merambah pasar lebih besar.

Pemasaran hasil karya Well saat ini telah menembus provinsi tetangga seperti Pekanbaru, Teluk Kuantan, Bangkinang, Padang, dan Pasir Pangiraian.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Kolaborasi Indodana dan Google Sasar UMKM Padang, Tawarkan Jurus AI dan PayLater untuk Pacu Bisnis
Nasionalisasi Perusahaan Belanda 1958, Semen Padang Brand BUMN Tertua
Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia Luncurkan Manulife PRIME
InJourney Sabet Penghargaan Platinum TJSL 2025 Berkat Program Pelatihan Hospitality
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 18:55 WIB

DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 18:56 WIB

Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:00 WIB

Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:16 WIB

Kolaborasi Indodana dan Google Sasar UMKM Padang, Tawarkan Jurus AI dan PayLater untuk Pacu Bisnis

Berita Terbaru