KPU Sumbar Siapkan 450 Orang Tenaga Pemeriksa

Penulis -

Senin, 27 Juli 2020 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Untuk melakukan pemeriksaan terhadap berkas perbaikan dukungan calon perseorangan Fakhrizal-Genius, KPU Sumatera Barat sudah mempersiapkan 400 tenaga dari kalangan mahasiswa dan 50 orang pegawai.

Tenaga pemeriksa tersebut sudah dipersiapkan sejak Sabtu (25/7), di sebuah hotel yang sengaja dipakai untuk menerima berkas pendaftaran dukungan, berupa KTP, B1 dukungan dan B1.1 daftar dukungan.

Komisioner KPU Sumbar Nova Indra bidang perencanaan, data dan informasi mengatakan, semua proses serta tahapan harus dilaksanakan, karena merupakan aturan baku.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kita sudah persiapkan 450 orang tenaga pemeriksa, yang berasal dari mahasiswa dan pegawai sekretariat KPU, agar semua bisa berjalan sesuai aturan berlaku, dan tidak ada pihak dirugikan,” ulas Nova Indra di kantor KPU, Senin (27/7).

Ditambahkannya, berkas perbaikan calon perseorang akan diterima sampai 27/7, pukul 00 Wib, atau tengah malam.

Apa yang disampaikan Nova Indra diperkuat kasubag program dan data Agustian Piliang, dimana KPU secara Tekhnis IT sudah dipersiapkan agar dalam meng-upload dukungan tidak ada kendala.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Atas perintah komisioner, kami dari tenaga Tekhnis selalu memperhatikan ITE agar tidak ada kendala dalam mengentry dukungan yang dilakukan perseorangan,” teras Agus.

Dalam memberi kemudahan perbaikan, Kabag hukum, Tekhnis dan Hupmas Aan Wuryanto, didampingi kasubag Tekhnis dan Hupmas Jumiati mengatakan, dari sejak awal masa perbaikan mereka sudah siap sesuai dengan tahapan, baik personil maupun lainnya.

“Kita tidak mau ada kendala dalam menerima berkas perbaikan, maka sejak awal kita sudah mempersiapkan tenaga untuk menerima dan memeriksa,” ulas Aan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ditambahkan Jumiati, tenaga pendukung tersebut sudah diberikan masukan bagaimana cara menerima dan memeriksa berkas, sehingga tidak akan ada perbedaan perlakuan dan semua tahapan berjalan baik.

“Adek-adek yang direkrut sudah diberi pelatihan bagaimana cara menerima dan memeriksa berkas, perlakuan sama sesuai aturan berlaku,” terang Jumiati.

Seperti diketahui, Senin (27/7) sampai tengah malam, merupakan hari terakhir perbaikan berkas dukungan pada calon perseorangan.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB