KPU Skemakan Ancaman Terburuk Letusan Marapi Saat Pemilu

Penulis -

Selasa, 16 Januari 2024 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Datar mulai menyusun skema mitigasi bencana guna menghadapi ancaman terburuk erupsi marapi saat pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu 2024.

Beberapa roadmap telah dipersiapkan, mulai memindahkan lokasi tempat pemungutan suara (TPS) hingga skema pemilihan lanjutan atau susulan sesuai dengan perundang undangan yang berlaku.

Gusriyono, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu mengatakan
skema pemindahan lokasi TPS hanya akan dilakukan jika pemilih suatu wilayah mengungsi atau diungsikan. Adapun skema lainnya, dengan memindahkan TPS ke jorong yang dianggap lebih aman bagi pemilih yang berdekatan dengan tempat evakuasi atau pengungsian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Dalam arti kata, jika bencana terjadi maka penyelenggara pemilu akan mengikuti pemilih,” jawabnya saat ditemui, Selasa (16/1/24).

Berdasarkan data sementara terpetakan empat kecamatan yang menjadi perhatian terhadap ancaman erupsi, bahkan letusan Marapi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Adapun empat kecamatan itu, Kecamatan X Koto, Pariangan, Sungai Tarab dan Salimpaung. Sedangkan untuk kecamatan Batipuh, KPU Tanah Datar tengah berkoordinasi dengan PPK dan PPS terkait TPS dan jumlah pemilih terdampak.

Lebih rinci disebutkan, dari empat kecamatan yang menjadi perhatian KPU Tanah Datar tersebut, terdapat 69 TPS yang tersebar di 11 nagari.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Dari 69 TPS tersebut terdapat 17.047 pemilih yang telah terdaftar dalam DPT,” katanya.

KPU Tanah Datar akan terus berkordinasi dengan BPBD sebagai leading sektor penanganan bencana dan stakeholder lainnya untuk mendapatkan informasi akurat terkait ancaman Gunung Marapi, baik sebelum maupun saat pemungutan dan penghitungan suara 14 Februari 2024. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB