KPU Padang Mantapkan Kesiapan PSU DPD Sumbar

Penulis -

Selasa, 25 Juni 2024 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menggelar rapat koordinasi (rakor) pemungutan suara ulang (PSU) Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumbar Tahun 2024 bersama seluruh stakeholder di Kota Padang, di salah satu hotel di Padang, Selasa (25/6/24).

Ketua KPU Kota Padang Dorri Putra mengatakan, rakor ini untuk memastikan kesiapan semua pihak dalam mensukseskan PSU calon DPD RI dapil Sumbar di Kota Padang.

“Kita gelar rakor dengan mengundang seluruh stakeholder yang ada di Kota Padang. Ini sebagai bentuk arahan dari KPU provinsi sebelum pelaksanaan PSU, untuk menyampaikan bahwa kita melaksanakan PSU untuk pemilihan DPD pada 13 Juli 2024,” ujarnya, Selasa (25/6).

Dorri Putra menyampaikan harapannya untuk Kota Padang pelaksanaan PSU sukses dengan melibatkan seluruh stakeholder di Kota Padang. Menurutnya, penyelenggaraan bukan dari KPU dan Bawaslu, namun juga suksesnya PSU salah satu faktornya keterlibatan seluruh stakeholder yang ada di Kota Padang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Jadi, PSU DPD ini dilaksanakan di hari libur dan tidak ada masa kampanye sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya didampingi Komisioner KPU Padang Arianto, Arset Kusnadi, Jefrie Ariyanto dan Randy Ary Tama, serta Sekretaris KPU Kota Padang, Agustian.

Lebih jauh Dorri Putra mengatakan, strategi KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dengan meningkatkan sosialisasi yang masif. Saat ini KPU telah melantik PPK dan PPS untuk Pilkada, mereka inilah diberikan tugas tambahan untuk melakukan PSU DPD.

“Jadi, teman-teman petugas PPK dan PPS di Pilkada diberikan tugas tambahan untuk PSU DPD. Tugasnya sama pada prinsipnya sama dengan dengan pemilu sebelumnya, tapi perbedaan hanya satu surat suara saja,” katanya dengan menghadirkan seluruh camat, lurah, dan instansi lainnya yang ada di Kota Padang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sedangan untuk KPPS, kata Dorri Putra, KPU akan menetapkan pada 2 Juli 2024, KPPS yang direkrut sama dengan KPPS Pemilu 14 Februari 2024. Jika ada KPPS yang tidak memenuhi syarat seperti meninggal dunia, tidak mau ikut serta, artinya jika tidak memenuhi syarat akan diganti.

Dikatakannya, pemilih di Kota Padang sama dengan pemilu sebelumnya yaitu sebanyak 666.178 pemilih, dengan 2.681 TPS. Kemudian, melibatkan 55 anggota PPK, 312 anggota PPS, dan 18.767 KPPS serta 5.362 petugas ketertiban TPS.

Dorri Putra menambahkan, terkait anggaran KPU Padang masih menyusun anggaran tersebut, KPU RI menyebutkan anggaran PSU sudah ada dialokasikan untuk PSU DPD di Sumbar. Penganggaran dari KPU provinsi semua logistik, surat suara, kotak dan bilik suara, sedangkan KPU Padang melaksanakan rekrut badan adhoc untuk kecamatan, kelurahan hingga TPS.

“Semuanya dari KPU provinsi, kesiapan kita sudah disampaikan kebutuhannya untuk logistik di KPU Padang. KPU provinsi siap untuk mengakomodir untuk menyukseskan PSU. Target pemilih kita tidak ada, yang penting semua masyarakat bisa menggunakan hak pilih untuk memilih di PSU DPD,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sedangkan, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Yosefriawan mengatakan, kesiapan Pemko Padang berkewajiban untuk mengkolaborasi dengan KPU, Pemko wajib membantu penyelenggaraan PSU dalam hal ini KPU dan Bawaslu untuk mensosialisasikan kepada warga padang atau pemilih yang memiliki hak pilih.

“Tidak ada kampanye hanya ada sosialisasi, kita siap melalui camat, lurah mensosialisasikan supaya warga yang punya hak pilih datang ke TPS pada 13 Juli untuk memilih para senator wakil daerah. Kita akan maksimal mensosialisasikan supaya para pemilih tergerak hatinya untuk memilih. Ini adalah hak politik, kita harapkan semua memberikan hak pilihnya,” ucapnya. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB