KPU dan Pemkab Solok Selatan Belum Sepakati Anggaran Pilkada 2020

Penulis -

Jumat, 1 November 2019 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Aro, Prokabar – Meski sudah dimediasi Kementerian Dalam Negeri, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat masih belum menemui kesepakatan terkait anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Sekretaris Daerah Solok Selatan Yulian Efi, mengatakan, Pemkab setempat sudah menyediakan anggaran melalui APBD sebesar Rp15 miliar tetapi KPU bertahan di angka Rp18,5 miliar.

“Anggaran tersebut sudah termasuk tinggi bila dibandingkan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Solok Selatan,” katanya, Jumat (1/11).

Menurut dia, biaya Rp15 miliar tersebut tertinggi kedua di Sumbar bila dilihat indeks setiap TPS.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dengan Rp15 miliar katanya, indeks biaya per TPS mencapai Ro37,5 Juta dengan jumlah 400 TPS di Solok Selatan.

Ia mencontohkan beberapa daerah yang telah mencapai kesepakatan yaitu Dharmasraya dengan anggaran Rp20 miliar dengan TPS 667 dan indeks per TPS-nya hanya Rp29,9 Juta.

Selain itu Pasaman Barat dengan anggaran Rp22 miliar jumlah TPS 887, sehingga indeks per TPS hanya Rp24,8 juta.

Sementara di Agam Rp34,5 miliar dengan TPS 1.267 sehingga indeks per TPS Rp27,2 juta begitu juga Pesisir Selatan anggarannya Rp31,5 miliar dengan TPS 1.100, indeks setiap TPS Rp28,6 juta.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dengan fakta seperti itu kami tentu mempertanyakan kenapa KPU Solok Selatan masih bertahan dengan biaya yang tinggi tersebut,” ujarnya.

Sebelum dimediasi Kemendagri katanya, KPU mengajukan Rp20,5 miliar dan saat mediasi akhirnya meminta Rp 18,5 Miliar.

Sedangkan Pemkab tetap bertahan dengan kemampuan daerah di angka Rp 15 Miliar karena masih banyak kebutuhan lain yang perlu dipenuhi.

“Kami membutuhkan anggaran untuk berbagai kegiatan infrastruktur dan kondisi anggaran OPD juga minim oleh sebab itu kami mintakan pemahaman dari pihak KPU agar pemilu tetap berjalan baik sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara Komisioner KPU Solok Selatan Wilson mengatakan, dengan anggaran Rp15 miliar yang disediakan Pemkab belum bisa mengakomodir tahapan Pilkada.

“Dengan biaya Rp18,5 miliar saja sudah ada kegiatan yang kami kurangi dan kami masih menunggu mediasi oleh Kemenkumham,” ujarnya.

Dia mengatakan, pada November 2019 sudah ada tahapan yang dimulai seperti menerima berkas dukungan calon perorangan.

“Kalau untuk menerima saja tidak ada masalah tetapi untuk verifikasi akan terkendala anggaran,” ujarnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB