Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

KPU Belum Terima PAW Menteri dari DPR RI

Dibaca : 499

Jakarta, Prokabar — Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Evi Novida Ginting Manik, mengatakan  belum menerima pengajuan pergantian antarwaktu (PAW) Menteri dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Menurut Evi, PAW harus dilakukan sesuai aturan yang ditetapkan oleh KPU. Aturan dan prosedur PAW sudah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6/2017.

“PAW oleh KPU akan mulai diproses pada saat KPU menerima surat PAW dari DPR,”’ kata Evi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/10).

Evi menyatakan, waktu KPU untuk memproses PAW tergolong singkat. Dalam waktu lima hari PAW harus sudah tuntas, dan nama pengganti segera diserahkan ke DPR untuk dilantik.

Kunci PAW, kata Evi, adalah nama penggantinya dan  Parpol tidak boleh sesuka hati memasukkan nama pengganti.

’’KPU menindaklanjuti PAW dengan suara terbanyak berikutnya,’’ tegasnya.

Dia mencontohkan, Yasonna akan digantikan oleh Irmadi Lubis dengan  perolehan suara 28.447.

Sedangkan  Zainudin Amali akan digantikan oleh Muhamad Ali Ridha, yang memperoleh 34.992 suara.

Dia menambahkan, regulasi tersebut memberikan kesempatan bagi partai untuk mengganti wakilnya di DPR.

“Hanya saja, UU mengatur agar partai tidak sembarangan mengganti anggotanya di DPR. Aturan itulah yang dijabarkan secara teknis di PKPU,” pungkasnya.

Sebelumnya, lima anggota DPR RI menjadi Menteri di kabinet Indonesia Maju, yakni  Menkum HAM Yasonna H Laoly (PDIP), Menteri Sosial Juliari Batubara (PDIP), Menkominfo Johnny G Plate (Partai Nasdem), Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Partai Gerindra), dan Menpora Zainudin Amali ( Partai Golkar). (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top