Lubuk Basung, Prokabar — Ketua KPU Agam, Riko Antoni dan jajaran melaksanakan sosialisasi tahapan pencalonan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Agam taking 2020, di Hotel Sakura Syariah, Lubuk Basung, Agam, Rabu (18/12). Kegiatan tersebut sebagai langkah awal para balon Bupati dan Wakil Bupati Agam untuk mendaftar.
Dalam tahapan tersebut KPU Agam mengundang seluruh pihak berkepentingan seperti Partai Politik, Kepolisian, TNI, Ninik Mamak, Wartawan, dan Organisasi kemasyarakatan.
“Kami mengajak seluruh pihak, untuk bersama-sama mendukung kesuksesan pemilihan calon kepala daerah secara bersama. Dapat sama-sama mengawasi proses pelaksanaan pilkada setiap tahapan, sehingga kualitas pemimpin terpilih semakin baik kedepannya,” ungkap Riko.
Sementara itu, Izwaryani, Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat mengatakan adanya isu berkembang, pemilihan kepala daerah melalui dewan perwakilan rakyat kembali masa lalu. Hal ini seperti malah akan menjadi kemunduran jika hal tersebut memang kembali terjadi.
Sejak reformasi, peningkatan ilmu politik masyarakat semakin lebih baik. Hubungan antara kepala daerah dengan masyarakat mulai tweaking emosionalnya. Berbeda kepala daerah atau bupati maupun walikota yang ditunjuk langsung gubernur atau DPRD. jarak komunikasi dan emosionalnya dengan rakyat sangat jauh dan tidak dekat.
“Melalui penyelenggaraan pemilihan langsung oleh rakyat berpengaruh atau berdampak besar pada peningkatan kualitas Pemeliharaan. Artinya, semakin cerdasnya masyarakat memilih calon pemimpin mereka,” tuturnya.
Hebatnya lagi terkait jalur perorangan atau indenpenden semakin diminati bakal calon. Baik pilkada tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota.
“Berdasarkan pemilu 2019 lalu, untuk jalur perorangan di Kabupaten Agam harus memiliki 31.028 lembar KTP dengan pendukung yang jelas dan memang fakta,” pungkasnya. (rud)
















