Painan, Prokabar – Komunitas Pemerhati Pemilu (KKP), Simon Tanjung, menilai Daftar Calon Sementara (DCS), yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk Pemilu 2024 sangat tidak transparan.
“Saya menilai KPU sangat tidak transparansi memberikan informasi yang diberikan kepada masyarakat mengenai tempat dimana tempat pengumuman yang ditempel KPU dan latar belakang dari calon anggota legislatif,” ujarnya pada Prokabar.com Jumat (25/8/2023).
Menurutnya, hal ini penting untuk menilai kualitas, pendidikan, dan kemampuan calon anggota legislatif. Dan penguman DCS tidak ada ditempel di tempat umum.
Lanjut Simon mengatakan, dirinya menekankan bahwa pemilih kekurangan keterbukaan dalam pemilu, sehingga tidak memiliki gambaran mengenai latar belakang calon. Sama membeli kacung dalam karung.
“Penyampaian DCS anggota legislatif di setiap pelosok belum masif dan banyak keluhan masyarakat tentang penguman DCS itu, yang dilakukan KPU sangat mengecewakan dan tidak transparan,” ujarnya lagi.
Simon menjelaskan, KPU meminta masukan dari masyarakat, namun respons yang diberikan tidak diperhatikan, ini bertentangan dengan UU nomor 14 tahun 2008 untuk transparansi informasi.
“Kami pun percaya pentingnya memberikan informasi latar belakang calon, termasuk riwayat hidup, domisili, pendidikan terakhir, dan pekerjaan, agar masyarakat dapat memilih tanpa adanya tekanan dan dengan pengetahuan yang memadai,” ungkapnya.
“Ini menjadi pertanyaan kenapa pengumuman DCS yang diumumkan KPU tidak transparan, mirisnya DCS yang diumumkan KPU itu hanya dimedia sosial yang dimilki KPU yang sulit diakses, ulasnya.
Ketua KPU Pessel, Aswandi mengatakan, pengumuman DCS itu sudah dilakukan sejak tanggal 19-23 Agustus 2023 KPU memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan dan tanggapannya terhadap DCS tersebut.
Informasi terkait DCS, telah diumumkan di laman resmi kab-pesisirselatan.kpu.go.id, media cetak dan TV, dan Instagram milik KPU.
“Namun, kalau ada yang kurang terkait pengumuman DCS ini, kami minta maaf kepada masyarakat,” tutupnya. (min)
















