Daerah

KPID Sumbar Ajak BEM KM UNAND Sinergi Awasi Penyiaran

BEM KM UNAND mengunjungi Kantor KPID Sumbar.

Dibaca : 277

Padang, Prokabar – Komisioner KPID Sumbar Jimmi Syah Putra Ginting mengajak mahasiswa turut mengawal penyiaran di Sumatera Barat. 

Hal itu disampaikannya pada saat menerima kunjungan silaturrahmi dari BEM KM Unand ke kantor KPID Sumatera Barat, Jum’at (23/4).

 “Kami mengapresiasi kunjungan BEM KM Unand di KPID Sumbar, karena semangat dan peran mahasiswa sangat penting dalam mengawal penyiaran yang berkualitas di Sumatera Barat,” katanya.

Sesuai amanat undang–undang nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, dibutuhkan peran serta masyarakat dalam pemantauan lembaga penyiaran. Ini bisa dilakukan dengan mengajukan keberatan terhadap program atau isi siaran yang dianggap merugikan masyarakat. 

Oleh karena itu, aktivis BEM KM Unand sebagai generasi muda Sumatera Barat dapat mengambil peran untuk mendorong pemenuhan program siaran lokal dalam televisi sistem stasiun jaringan (SSJ), di samping program siaran lainnya.

“Program siaran lokal sangat bermanfaat bagi masyarakat  Sumatera Barat. Setidaknya ada 10 persen program siaran lokal yang kontennya perlu masukan–masukan positif dari masyarakat demi kemajuan Sumatera Barat,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa BEM KM Unand pernah menginisiasi terbentuknya forum mahasiswa peduli penyiaran Sumatera Barat sebagai wadah aktivis mengkaji isu–isu penyiaran di Sumatera Barat. 

“Kita berharap bisa menjadi mitra KPID Sumatera Barat ke depan. Dia juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut mengawasi konten siaran baik televisi maupun radio,” lanjutnya.

“KPID Sumbar siap menerima aduan dari masyarakat apabila masyarakat menemukan pelanggaran atas konten siaran, baik televisi maupun radio. Silahkan sampaikan aduan baik secara langsung maupun lewat media sosial KPID Sumbar,” pungkasnya.

Presiden Mahasiswa BEM KM Unand Teza Kusuma menjelaskan bahwa mereka menggagas agar aktivis mahasiswa dapat berkolaborasi dengan media, khususnya media elektronik. Maka sebelum itu dirasa perlu untuk menjalin komunikasi dengan KPID Sumbar terlebih dahulu karena fungsi dan peran KPID Sumbar selaku regulator dan pengawas atas media di Sumbar.

“Kunjungan ini merupakan langkah awal dari upaya kita dalam menggandeng media dan untuk berkolaborasi dengan aktivis mahasiswa dalam menyuarakan gagasan–gagasan kepada publik,” ujarnya.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top