KPGH Segera Dapat Pembinaan dari LPPM Unand

Penulis -

Minggu, 20 Desember 2020 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang, Prokabar — Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya salah satu organisasi kepemudaan yang baru menggeliat dalam bidang sosial, pemberdayaan dan wisata religius. Meski terbilang baru, akan tetapi komunitas ini sudah melaksanakan sejumlah aksi membanggakan untuk masyarakat.

Sejak lahir 13 Juli 2019 lalu, berbagai kegiatan edukasi telah berhasil dilaksanakan Seperti Kemah Bakti Pramuka Penegak Pramuka, Festival Rinyuak dan Pendidikan Surau. Sementara itu, aksi sosial gotong royong dan silahturahmi juga sering dilaksanakan. Seperti goro di Museum, Jenjang Batu Karak, Kutub Chanah dan Makam ulama, goro di sepanjang jalan di Ikua Ladang hingga Taluak dan Berbuka bersama masyarakat di tiap surau, mushalla dan masjid. Kegiatan hari besar Islam dan Hut RI juga terlaksana sukses.

Sekelompok pemuda dengan visi dan misi Mengangkat Marwah Buya Hamka ini juga sangat inten membantu pengelolaan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Setelah bergerak hampir 2 tahun ini, komunitas binaan Camat Tanjung Raya ini masih memiliki banyak kelemahan. Terutama peningkatan sumber daya manusia dari segala aspek kehidupan.

Melalui Drs. Zainal, seorang pemerhati kepemudaan, melirik pergerakan KPGH Tanjung Raya tersebut. Hingga akhirnya mampu menggandeng sejumlah Tim Akademisi Unand, berencana membantunya dalam pendampingan dan pembinaan. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas, menjadikanya mitra yang sedang berkembang.

“Program yang kami rencanakan membantu mitra KPGH untuk tumbuh kembang dengan usaha pemandu wisata di Destinasi Wisata Reliqius Buya Hamka,” Ungkap Prof. Dr. Ir. Yulnafatmawita, saat melakukan surve pertama ke Nagari Sungai, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (19/12).

Profesor dibidang pertanahan itu bersama tim, Dr. Armansyah dan Ir. Refdinal. Dibantu oleh Alumni dan Mahasiswa Zainal A. Haris, SAg, MSi, Ismi Putri Alfin, STP dan
Afdarul Ikhwan, SP. Tema Kegiatan
yakni pembimbingan anggota KPGH sebagai pemandu wisata religius dan penyedia kuliner dan souvenir khas Danau Maninjau.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Permasalahannya saat ini adalah mitra merasakan kurangnya pembinaan dan pemberdayaan dari pemerintah dalam menjalankan usaha Pemandu Wisata selain dari Pemerintah Kecamatan. Kunjungan wisatawan menurun drastis akibat banyak aspek. Hal ini sangat terasa penurunannya semenjak awal tahun 2020, karena adanya pandemic Covid-19,” ujarnya.

Pengembangan industri kuliner atau souvenir khas Danau Maninjau sangat minim. Sangat disayangkan sekali kalau selama ini wisatawan hanya berkunjung ke museum yang juga sangat minim isinya, kemudian kembali tanpa mencicipi kuliner dan juga souvenir khas di Kampung Buya Hamka.

Solusi yang Direncanakan dilakukan melalui beberapa tahap, diantaranya melengkapi dan memperkuat keorganisasian dari KPGH. Berupa pelatihan pemandu wisata religius, pembuatan website wisata Hamka, peningkatan volume karya Buya Hamka, pengembangan kuliner halal dan penyediaan souvenir khas Hamka.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Sementara itu, tujuannya memberikan pembimbingan dan pendampingan pada KPGH sebagai pemberi jasa dan mengembangkan industri kuliner dan souvenir. Dampak manfaat untuk pengembangan destinasi wisata Hamka dan peningkatan income masyarakat,” Jelas Prof. Dr. Ir. Yulnafatmawita.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi didampingi Walinagari Sungai Batang, Jhon Hendri dan Kepala Wilayah Batung Panjang, F. Datuak Mangkuto Nan Basa menyambut baik atas kehadiran dan kemitraan tersebut. “Kami sangat senang dan berbahagia niat baik Universitas Andalah, untuk membantu KPGH Tanjung Raya dalam pendampingan dan pembinaan. Apalagi waktu yang akan diabdikan mencapai 3 tahun hingga 5 tahun kedepannya,” terang Camat Tanjung Raya.

Akan banyak dampak positif terhadap pembinaan dan pendampingan berkelanjutan ini, lanjut Handria. “Dan kita tentu berharap, melalui dukungan LPPM Unand akan mendorong percepatan SDM dan kesejahteran masyarakat nantinya,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB