Koto Gadang VI Koto Tanjung Raya, Tumbuh Suburnya Raflesia Arnoldi

Penulis -

Kamis, 16 Juli 2020 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar — Penelusuran menggali potensi alam Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali berlanjut setelah menjelajahi Rimbo Sungai Jauih beberapa minggu lalu. Kali ini berlanjut ke Rimbo Ladang Parantian, Kamis, (15/7). Dan ternyata lokasi ini lebih banyak temuan knop beserta Raflesia Arnoldi.

Walijorong Ateh, Gusdiori menyebutkan menuju rute tersebut melalui Sumbila, Ladang Teleng, Ladang Gadang hingga sampai ke Ladang Parantian. “Kami sangat berharap potensi alam kami ini bisa dikembangkan. Dan mengajak seluruh pemuda dapat bahu membahu mengembangkan potensi ini dengan baik. Sehingga meningkatkan kemampuan sumber daya dan perekonomian nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia bersama 18 orang pemuda-pemudi lainnya, 6 orang diantaranya Mahasiswa KKN berhasil menelusuri rimba itu. Dan menemukan 9 knop, 4 kuncup yang sudah mati dan 1 kuncup yang masih hidup dari 4 titik tumbuh Raflesia Arnoldi.

Awalnya, rombongan tersebut dijadwalkan bersama rekan BKSDA Resor Agam. Karena ada tugas mendadak ke Pasaman, membuat tim pemuda setempat tetap melanjutkan perjalanan. Bertujuan sebagai langkah awal dan memudahkan perjalanan berikutnya dengan Tim BKSDA Resor Agam.

“Dari pertualangan kami hari ini, berhasil menemukan 9 knop Raflesia Arnoldi dari 4 titik lokasi tumbuh kembangnya. 4 knop diantaranya sudah besar dan 5 knop lainnya masih kecil. Diperkirakan 10 hari hingga tiga minggu kedepan dimungkinkan kembang. Namun untuk lebih pastinya, butuh analisa BKSDA Resor Agam,” paparnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Ketua Napala (Nagari Pecinta Alam), Andra Budiman menjelaskan rimba Nagari Koto Gadang VI Koto ini memang telah sejak dahulu dipenuhi Raflesia Arnoldi. “Setelah sempat kami telusuri sebelumnya, ada 24 titik lokasi tempat tumbuh Raflesia Arnoldi yang pernah kami temukan. Dan kali ini baru bisa kami ekspos,” tuturnya.

G. Datuak Tumanggung Sati, Tokoh Masyarakat sekaligus Ninik Mamak Nagari Koto Gadang VI Koto mengatakan akan terus berusaha mendorong pemuda-pemudinya, untuk mengenal lebih baik negeri sendiri. “Selama ini pemuda kami ini yang tergabung di Nagari Pecinta Alam bergiat di luar daerah. Setelah kita rangkul, pergerakan ke kampung halaman mulai menunjukan hasil positif,” terangnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami berharap potensi pengembangan wisata alam berlanjut ke agrowisata. Termasuk ada situs sejarah peninggalan Penjajahan Belanda di rimba ini. Potensi wisata sangat tinggi dan diharapkan menunjang peningkatan perekonomian masyarakat nantinya. Namun peningkatan sumber daya manusia harus terlebih dahulu dilakukan,” tegas G. Dt. Tumanggung Sati. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB