Padang, Prokabar – Kondisi tempat pemakaman umum di Kota Padang masuk kedalam tahap yang mengkhawatirkan. Makam banyak yang sudah di tumpang sarikan karena kondisi makam yang telah penuh. salah satu solusi yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah membuat lahan cadangan baru bagi makam di Kota Padang.
Kepala Dinas lingkungan hidup kota Padang, Mairizon menyebutkan saat ini terdapat tiga tempat pemakaman umum. Yaitu TPU Tunggul Hitam yang saat ini menampung 23.271 makam, TPU Aia Dingin dengan 2.778 dan 1.719 makam ada di Kawasan Bungus.
“Kondisi terparah ada TPU Tunggul Hitam yang saat ini telah banyak di tumpang sarikan,” kata Mairizon.
Mengantisipasi hal tersebut, dinas lingkungan hidup kota Padang telah mendapatkan lokasi tempat pemakaman umum cadangan di Kecamatan Lubuk Jilangan.
“Lokasi cadangan TPU tersebut seluas 81.000 meter persegi,” ungkapnya.
Untuk tempat pemakaman bungus, saat ini tersedia lahan seluas lahan 480.000 m2 dengan Daya tampung 17.500 makam, saat ini jumlah makam yang telah terisi sebanyak 1719 makam. Sisa lahan makam di TPU Bungus seluas 378.744 m2 yang dapat menampung 15.781 makam lagi.
Terkait tunggakan, mairizon juga menyebutkan, banyak pihak keluarga yang belum membayarkan retribusi makam, meskipun pembayaran dilakukan dalam jangka waktu dua tahun sekali.
“Kami mengimbau pihak keluarga apabila keluarganya dimakamkan di tempat pemakaman umum agar segera dilakukan pembayaran retribusi , karena lebih dari 10 tahun tak membayar retribusi akan di bongkar,” pungkasnya.(rls)
















