Komunitas Pecinta ADV dan PCX Lahir di Padang

Penulis -

Jumat, 10 Juli 2020 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sebanyak 25 bikers turut serta dalam merasakan sensasi berkendara menggunakan Honda ADV150 dan PCX 150. Para bikers yang tegabung dalam Avontuur Honda Bikers Community (AHBC) ini melakukan touring yang dimulai atau star pada pukul 16.00 WIB dari Jalan Pemuda Nomor 35 menuju jalan Samudra, lanjut ke Gunung Padang dan kembali finish di Jalan Pemuda No 35.

Salah satu bikers sekaligus pembina komunitas AHBC, Yofialdi M Jufri mengatakan, acara touring ini terlaksana berawal dari percakapan dalam sebuah WhatsApp Grup (wag).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Ada lebih kurang 70 orang dari berbagai profesi seperti bankir, ASN, para honda lover, aktivis dan tokoh muda yang berasal dari berbagai daerah terhimpun dalam satu WAG, dan sepakat untuk membuat satu wadah, yakni Avontuur Honda Bikers Community atau disingkat dengan AHBC,” jelas Yofialdi via chat wahtsapp Jumat (10/07)

Lebih lanjut, pria yang sering disapa Yofi ini menjelaskan bahwa komunitas AHBC ini adalah wadah perkumpulan bagi pengguna atau pecinta motor ADV150 dan PCX150.

“Tujuan kita mendirikan komunitas AHBC ini adalah agar bisa menjadi tempat sharing ilmu tentang motor, wadah belajar berorganisasi, wadah mengembangkan personal atau nanti bahkan bisa sebagai wadah dalam melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, yang penting kegiatanya harus bernuasa positif,” terang Yofi

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Komunitas AHBC terbentuk berawal dari percakapan di salah satu WAG pada 20 Juni lalu, dan untuk ukuran umur, memang sangat baru atau kalau diibaratkan manusia, ya seprti bayi yang baru lahir lah. Dan saat ini jumlah kita di Padang sekitar 25 orang, tetapi secara keseluruhan, jumlah kita di Sumbar lebih kurang 70 orang,” jelas Yofi yang juga merupakan Jemaah Surau Kucindan (Bendum Masika ICMI Sumbar).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Yofi mengakui bahwa ini baru gerakan awal, Insya Allah komunitas AHBC ini akan terus berkembang dan tumbuh besar di Sumbar. Karena, motor ADV150 atau PCX150 merupakan pilihan terbaik saat ini.

“Untuk pembelian atau pun perawatan motor ADV150 atau PCX150 ini sangat mudah, karena semuanya bisa didapatkan di jaringan resmi sepeda motor Honda wilayah Sumbar, yakni di Hayati Pratama Mandiri,” punkas Yofialdi

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB