Komunitas Ojol Luak Limopuluah Badoncek Bantu Perantau Minang di Wamena

Penulis -

Selasa, 1 Oktober 2019 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Komunitas Ojek Online (Ojol) Luak Limopuluah yang tergabung dalam Gozeroonebergerak Payakumbuh – Kabupaten Limapuluh Kota melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban para perantau Minang yang berada di Wamena, Papua.

Penggalangan dana tersebut dilakukan di beberapa titik Kota Payakumbuh, seperti di Simpang Tugu Adipura dan beberapa titik lampu merah lain.

Dalam aksi penggalangan dana itu, komunitas Ojol tersebut meminta sumbangan terhadap pengguna jalan, mulai dari pejalan kaki sampai dengan pengendara yang kebetulan melintas di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Koordinator lapangan, Andri yang ditemui di Simpang Tugu Adipura menyebut, kegiatan meminta sumbangan itu dilakukan pihaknya sebagai bentuk kepedulian komunitas Ojol Luak Limopuluah terhadap warga Minang yang tengah ditimpa musibah kerusuhan di Wamena.

“Penggalangan dana ini bertujuan untuk membantu meringankan saudara-saudara kita yang menjadi korban kerusuhan di Papua. Mudah-mudahan bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban mereka,” katanya, Selasa (1/10).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lebih lanjut, ia menyebut, penggalangan dana tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa (1/10) dan Rabu (2/10). Nantinya dana yang terkumpul akan dikirim ke para perantau Minang.

“Kepedulian masyarakat Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota cukup tinggi dengan memberikan bantuan. Kami ucapkan terimakasih untuk itu,” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Seperti diketahui, akibat kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, ratusan perantau Minang meminta untuk dipulangkan dan diperkirakan untuk pemulangan para perantau itu dibutuhkan sekitar Rp2 miliar, namun jumlah tersebut masih tentatif sebab data pasti belum diterima dari Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB