Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Komisi IX DPR RI Soroti Kasus Sate Daging Babi di Padang

Dibaca : 2.413

Padang, Prokabar – Kasus penemuan oknum pedagang sate menggunakan daging babi mendapat perhatian serius Komisi IX DPR RI. Pihak DPR RI mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sumbar untuk meningkatkan pengawasan.

“Ini tentu sangat memprihatinkan buat kami. Pasalnya sate Padang menjadi salah satu kuliner khas daerah Minang yang menjadi daya tarik wisatawan juga. Sebenarnya masalah daging babi ini tidak hanya terjadi di Sumbar saja, tetapi juga beberapa daerah yang pernah diketemukan kasus serupa, ”ujar Nurmansyah usai pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI dengan BPOM dan Pemprov Sumbar, di Padang.

Dalam hal ini, ia menyetujui tidak hanya BPOM yang harus ikut bertanggung jawab menindaklanjutinya. Namun, lebih dari itu, karena kasus itu termasuk pengadilan, maka pihak pihak seperti Kepolisian pun harus mengusut tuntas dan menimbulkan efek jera bagi para pelaku. Di sisi lain, kasus ini menjadi indikator agar BPOM meningkatkan pengawasan dan memeriksa makanan dan obat di Sumbar, termasuk makanan khas daerahnya.

“BPOM harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menyangkutnya dicurigai merupakan makanan dan obat-obatan berbahaya. Di sini diperlukan peran masyarakat untuk ikut menggunakan obat dan makanan terlindungi. Oleh karena itu saya mengapresiasi langkah BPOM yang menyediakan layanan hotline dan media sosial sebagai media pengaduan masyarakat, ”katanya.

Di samping itu, menurut politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini, perlunya peningkatan peralatan laboratorium di BPOM sebagai sarana meningkatkan obat dan makanan berbahaya. Hal ini terutama berlaku untuk Indonesia bagian Timur. (*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top