Agam, Prokabar – Dandim 0304 Agam, Letkol Inf. Victor Andhyka Tjokro memulai aksi penertipan dan pembersihan keramba jaring apung di Selingkar Danau Maninjau, Senin (23/9) kemarin. Setelah melakukan kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Agam, simulasi menjadi langkah awal mengukur kekuatan dan teknik pengangkatan KJA atau keramba jaring apung yang akan diangkat.
“Kemarin, kita Kodim 0304 Agam beserta stakeholder, seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya dan Pemerintah Kenagarian Sungai Batang melaksanakan simulasi pengangkatan keramba jaring aping di Danau Maninjau. Kita bekerjasama untuk melakukan penataan sebagai dampak buruk dari over kapasitas keramba dan merusak danau,” ungkap Dandim 0304 Agam tersebut, Selasa (24/9).
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini, keramba jaring apung saat ini sudah mencapai 17 ribu unit KJA. Sementara kapasitas daya tampung danau untuk KJA hanya 6 ribu unit. “Karena dampak lingkungannya sangat besar. Dimana hasil KJA tersebut pelet makanan ikan itu, mengendap di bawah dasar danau. Menyebabkan polusi dna mencemari air danau, ditambah bau busuk ke permukaan. Kondisi itu memicu tuba atau tubo belerang dan ikan banyak yang mati karena kehabisan oksigen,” terangnya.
Sehingga pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Agam melakukan pengangkatan dan diawali simulasi. Sehingga bisa menghitung kekuatan dan jumlah keramba yang dapat diangkat dari permukaan Danau Maninjau.
“Personil yang kita persiapkan tergantung simulasi hari ini. Berapa kekuatan kita dan berapa KJA yang terangkat nantinya. Yang pasti, personil kita siapkan. Personil tidak hanya dari Kodim 0304 Agam saja, tetapi juga ada dari Batalion 131 Payakumbuh, Tenaga Medis atau Kesehatan dan Paldam,” tuturnya.
KJA ternyata terdapat dua jenis bentuk fisik, pertama terbuat dari kayu dan ada juga terbuat dari besi. Hal ini kita melibatkan Paldam yakni Pasukan khusus untuk Peralatan yang dapat memotong-motong besi KJA tersebut. “Personil kita siap berapa yang akan dibutuhkan dan dapat kita angkat semaksimal mungkin. Untuk waktu, kita tidak ditargetkan atau dipatok secara pasti, namun setelah penghitungan nanti kita bisa tau, sekitar 2 atau 3 bulan kedepan, KJA dapat kita tuntaskan,” pungkasnya. (rud)
















