Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Koalisi Poros Baru ajak PPP Gabung Untuk Pilgub Sumatera Barat

Dibaca : 474

Padang, Prokabar – Pasca deklarasi Poros baru kemaren di Hotel Mercure (1/8) membuat harapan baru para pendukung cagub yang belum mendapatkan tiket. Pertemuan itu dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Sumatera Barat , Ketua DPW Nasdem , Ketua DPW PKB dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumbar.

Langkah ini juga diyakini akan meningkatkan partisipasi pemilih baik pendukung Fakhrizal, Faldo Maldini, Fauzi Bahar ataupun Gusmal.

Menurut Wakil Ketua DPW PKB Hadrianto, poros baru ini membuka peluang partai lain untuk bergabung. Salah satunya adalah PPP.

” Kami mengajak PPP bersama sama bergabung dengan Koalisi Poros Baru , Kalau PPP tidak ingin perolehan kursinya anjlok seperti pemilu tahun 2019,” ungkap Hadrianto.

“Karena politik itu selalu dinamis , sebelum tanda tangan di KPU partai politik bisa saja merubah SK dan paslon bisa berganti pasangan kalau dinilai hasil survey pasangan malah turun,” lanjut pria yang akrab dipanggil sabam ini.

Sabam juga melihat menjelang pendaftaran ke KPU, pasangan yang sudah mendeklarasikan diri bisa saja bongkar pasang. Dengan munculnya poros baru masih ada kapal ke rumah bagonjong tentu juga poros ini lebih mudah membaca peta politik lawan pasangan yang sudah ketahuan berpasangan dengan siapa.

“Pilkada juga harus terukur apalagi bagi calon yg incumbent harus berhenti dari DPR RI atau dari Institusi, sementara Kepala Daerah di Kota yang maju di pilgub hanya cuti,” lanjutnya.

Sementara itu Yosmeri dari Y Politica menyampaikan bahwa poros baru menjadi harapan para calon yang ketinggalan kereta.

“Selama ini pilgub sumatera barat selalu dimenangi oleh paslon Last Minute yang mendaftar di KPU, nudah mudahan Dewi Fortuna akan tetap seperti itu bagi paslon yang mendaftar di koalisi baru,” tutur Yosmeri.

Bagi paslon yang mendaftar akan menanda tangani pakta integritas bahwa siapapun yang mendaftar di koalisi poros baru adalah keluarga besar. Pendaftaran bakal calon akan dibuka Senin (3/8) me.ndatang

“Siapapun yg akan mendapat tiket harus kita menangkan bersama sama , karena parpol parpol koalisi ini seperti parpol tak dianggap calon yg telah mendeklarasikan pasangan,” pungkas Handrianto.(rls)

 


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top