Kisruh Izin Tambang, Mobil Polisi Dibakar

Penulis -

Rabu, 23 Mei 2018 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Satu unit mobil milik anggota Polres Pasaman bernomor polisi BA 1978 LA dibakar massa, Rabu (23/5) dini hari. Mobil tersebut dibakar massa yang naik pitam, saat kisruh penolakan izin tambang emas oleh PT. Inexco Jaya Makmur (IJM).

Pantauan Prokabar.com, pada Selasa (22/5), kisruh ini berawal saat ratusan massa yang merupakan sebagian warga Simpang Tonang ‘menyerbu’ base camp tambang emas milik PT. IJM di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, sekitar Pukul 13.00 WIB. IRatusan massa tersebut melakukan perusakan dengan senjata tajam dan batu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Peristiwa ini bermula dari adanya aksi pencegatan yang dilakukan isalah seorang massa terhadap sopir bangunan yang hendak mengantar semen sekitar 30 sak ke Base Camp PT. IJM.

“Diketahui sopir yang bernama Jeddi (27) bersama kakaknya Jendi warga Kampung Barilas, Nagari Simpang Tonang hendak mengantar pasokan semen dari gudang Toko Bangunan milik Subhan (40) menuju Base Camp PT. IJM. Namun sampai di Kampung Condoh, Jorong Tanjung Mas dekat lapangan Bola Lambau, sopir dicegat Iwang Cs (40). Kemudian Iwang Cs bersama ratusan massa langsung menuju Base Camp PT. IJM dengan menggunakan senjata tajam,” jelas Kasatreskrim Polres Pasaman, Iptu Zulhendri.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Atas kejadian itu, puluhan anggota Polres Pasaman beserta anggota TNI datang untuk mengamankan lokasi. Hingga akhirnya, anggota mengamankan puluhan massa yang kedapatan anarkis dan membawa senjata tajam.
Ternyata, kisruh tidak sampai di situ saja. Massa melakukan pemblokiran jalan di sejumlah titik hingga merusak badan jalan di daerah Kampung Barilas sekitar pukul 01.40 WIB dini hari.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sehingga seluruh armada beserta aparat gabungan tidak bisa melintasi jalan tersebut untuk pulang. Hanya berselang sekitar 30 menit, rombongan massa kembali menghadang tambahan aparat gabungan lainnya yang datang dari arah berlawanan. Massa yang tidak terkontrol lalu melempar batu ke arah rombongan dan membakar satu unit kendaraan,” jelas Zulhendri.

Setelah bernegosisasi dan mengabulkan permintaan masyarakat untuk melepaskan puluhan masyarakat yang diamankan sebelumnya, anggotapun dipersilahkan melewati jalan untuk pulang. (ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB