Kisah Tragis Kasus Pembunuhan Saudara Kandung Di Palembayan

Penulis -

Minggu, 5 Januari 2020 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Fahrel Haris mengungkap fakta-fakta dan motif kasus pembunuhan di Mako Polres Agam, Sabtu (4/1). Kejadian melibatkan dua bersaudara kandung tersebut membuat Indra (40) tewas mengenaskan setelah sempat cekcok dengan adiknya, Feri (27) di rumahnya Aia Tanang Jorong Gumarang II, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar, Kamis (2/1) lalu.

Pelaku merupakan saudara kandung korban dari satu rahim seorang Ibu. Mereka hidup bersama dalam sebuah gubuk sederhana di perkampungan Aia Tanang Gumarang II tersebut. Kejadian dipicu kesewena-wenaan korban Indra alias In Topan kepada pelaku dan ibunya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Korban baru saja keluar dari penjara terlibat kasus curanmor. Selama di rumah, korban sering membentak dan mengamuk kepada adik dan ibunya. Terutama disaat kehendak dan kemauannya tidak dipenuhi,” ungkap AKBP Dwi Nur Setiawan.

Kapolres Agam melanjutkan, akibat ulah perbuatan itu, membuat sang adik geram dan kesal. Meski demikian, beberapa saat masih bisa diredam dengan fokus membantu ibunya.

Kasat Reskrim, AKP fahrel Haris menambahkan, prilaku buruk korban menjadi pemicu kemarahan spontan dari pelaku. Pembelaan diri dan berusaha melindungi ibunya, salah satu alasan kuat pelaku bertindak keras kepada Indra.

“Puncak kejadian, Feri meminta bantuan kepada Indra untuk mengangkat padi yang telah dipanen Ibu mereka di sawah. Akan tetapi korban malah membentak dan menendang korban. Gertakan dilanjutkan dengan seakan mengambil sebuah parang. Merasa terancam, Feri lebih dulu mengambil sebuah besi dan memukul korban. Indra langsung tepar akibat pukulan bertubi-tubi ke wajah dan kepalanya,” terang Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Fahrel.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Pelaku sempat melarikan diri, setelah Indra babak belur. Berkat laporan cepat masyarakat, Satreskrim Polres Agam bersama Jajaran Polsek Palembayan langsung datang ke lokasi.

“Mendapat laporan masyarakat, kami langsung ke lokasi dan mengamankan TKP dengan police line. Sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan. Setelah melakukan pengejaran, beberapa jam kemudian kami berhasil membekuk pelaku di sebuah pondok,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Korban termasuk pelaku kriminal yang memiliki tato di sekucut tubuhnya. Terakhir terlibat kasus pencurian sepeda motor, dan baru keluar dari Penjara.

“Pelaku dijerat pasal 338 ayat junto 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan dan Pembunuhan. Dalam hal ini, kami menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu dan cepat melaporkan segala tindak kriminal yang terjadi. Berusaha mencegah dan menjahui perbuatan jahat tersebut. Menciptakan keamanan dan ketertipan kondusif di dalam rumah tangga maupun di kampung halaman,” pungkas Kasat Reskrim tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB