Kisah-kisah Truk di Kelok Sembilan dan Sarang Lebah Sebesar Drum

Penulis -

Jumat, 1 Juni 2018 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Kisah-kisah sopir truk dan bus-bus Padang- Pekanbaru selalu ada di Kelok Sembilan, dulu.

“Seingat saya sering truk tersangkut di sana, tak putus di bengkolan, kadang berjam-jam tapi ada pula yang seharian,” kata Rustam seorang “pensiunan” sopir truk di Lubuk Alung, sehabis berbuka tadi.
“Bus sering pula tersangkut di sana, bertemu di bengkolan, terbang darah dibuatnya,” Mak Sari langganan bus ke Pekanbaru, bercerita di Payakumbuh, Rabu malam kemarin.
Bahkan Yusaf Rahman menciptakan lagu khusus untuk Kelok Sembilan yang terkenal itu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Mandaki jalan ka Payokumbuah
Baranti tantang Kelok Sambilan
Ondeh baranti tantang Kelok Sambilan

Dimalah badan indak ka rusuah
Sadang basayang Tuan bajalan
Ondeh sadang basayang Tuan bajalan

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ondeh baa lah ko kaba
Baa lah ko kaba, kini rang mudo yo
Ondeh baa lah ko kaba
Baa lah ko kaba, kini rang mudo yo

Lagu ini kemudian dipopulerkan oleh Ely Kasim dan direkam berulang-ulang, hafal di luar kepala oleh sebagian besar anak Minang.

Sarang lebah

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ketika jembatan ini akan diresmikan Presiden SBY pada 2013, didatangkanlah pawang lebah ke sana. Ini karena di bawahnya bergelayutan sarang lebah sebesar-besar drum minyak tanah.
Meski orang amatlah ramainya, lebah itu tenang dan diam saja. Juga saat ini.

Di hutan sekitar Kelok Sembilan itu memang banyak bersarang lebah dan petani “memetik” madunya secara berkala. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB