Kisah Jemaah Haji Disabilitas Indonesia yang Berkesempatan Memeluk Ka’bah

Penulis -

Senin, 29 Juli 2019 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar — Namanya Subro, adalah jemaah haji dari Embarkasi JKG-25, asal Serang, Banten yang tahun ini berkesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Tak seperti jemaah lainnya, Subro adalah jemaah hajii penyandang disabilitas yang tak bisa melihat atau tunanetra. Meski begitu, hal ini tak mengurangi rasa syukurnya karena telah terpanggil ke Baitullah dan menjadi salah satu orang yang dipilih menjadi tamu Allah.

Subro mengaku butuh perjuangan baginya hingga bisa membuahkan hasil yang manis. Keajaiban-keajaiban seperti tak pernah berhenti menghampirinya. Bahkan hingga menginjakkan kakinya di Kota Makkah.

Sesaat setelah malam tiba di Makkah, Subro bersama rombongan mengikuti umrah wajib pada pagi hari. Dia bisa merasakan betapa padatnya Masjidil Haram ketika itu. Oleh rekannya dia dibimbing saat masuk ke dalam Masjidil Haram.

Subro mencium bau wangi yang amat asing, namun membuat tubuhnya merasa ringan dan nyaman. Dia menyadari bahwa ini adalah aroma surga yang dipancarkan oleh Ka’bah.

Subro mengikuti tawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dalam lautan manusia yang semakin lama semakin padat. Namun, ada hal yang membuatnya merasa takjub ketika tubuhnya seperti ditarik perlahan mendekat menuju pusat pusaran.

Ka’bah seperti magnet yang menarik tubuh Subro untuk mendekat. Hingga Subro merasa takjub ketika tubuhnya bisa memeluk Kakbah.
Padahal, ini musim haji dimana umat dari berbagai penjuru bumi berkumpul di Masjidil Haram. Area tawaf sesak dengan manusia. Mereka bertasbih, berzikir, dan berdoa sepanjang 7 kali putaran tawaf.

Entah tangan siapa yang menarik Subro dalam pusaran manusia bertawaf di Baitullah. Semakin dekat, semakin dekat, sampai tangannya bisa menyentuh dinding Ka’bah.

Subro mengaku ada yang memberinya jalan. Tangan itu terus menarik, seolah mengarahkan tangannya menyentuh dinding Ka’bah.

“Ini Ka’bah cepat pegang. Saya pegang, saya peluk Kakbah. Jadi Alhamdulillah saya dipermudah untuk ibadah apalagi untuk menyentuh Kakbah,” kata Subro.

Subro sangat bersyukur, meskipun kebesaran Allah itu tak bisa dia saksikan langsung dengan indra penglihatan, namun begitu terasa dalam batin dan lubuk sanubarinya.

“Jika dulu Kakbah, katanya dilihat orang-orang di gambar sajadah, sekarang bisa dirasakan keagungannya. Itu yang buat saya bangga,” ucapnya.

Justru dipermudah sebagai jemaah haji tunanetra, Subro tidak merasa keterbatasan fisiknya sebagai penghalang untuk beribadah.

Dirinya sangat yakin dan berserah diri kepada Allah, agar dipermudah dalam menjalankan semua prosesi ibadah haji, mulai dari wukuf hingga melempar jumrah.

“Saya tetap yakin walaupun Engkau berikan saya keterbatasan, tapi kalau menurut saya, sama dengan yang lain, sama dengan orang lain.

Insyaallah saya tidak merasa khawatir. Bahkan sangat yakin, Insyaallah, Allah mempermudah memperlancar ibadah kita nanti,” ujar jebolan kompetisi dangdut di salah satu stasiun tv swasta ini.

Keyakinan yang tulus bahwa setiap niat baik dan usaha pasti akan diijabah Allah, selalu dipegang teguh pria 31 tahun ini. Dia tak punya cara yang muluk untuk bisa sampai ke titik ini, hanya berusaha dan memasrahkan segalanya pada Allah.

“Pokoknya hidup kita Allah yang mengatur, jadi kalau semuanya ditegakkan, tetap memegang tauhid, Allah bersama kita, Insya Allah perjalanan kita semuanya, baik haji atau yang lainnya pasti diluluskan, pasti dipermudah,” kata Subro.

Bagi Subro, ini merupakan perjalanan keduanya ke Tanah Suci. Sebelum ini, pada 2016, Subro bersama istri pernah berangkat umrah.

Salah satu doa yang dia panjatkan saat itu adalah berharap diizinkan kembali ke Tanah Suci untuk berhaji.

“Jujur tahun 2012 saat mendaftar itu saya lupa, apakah sudah daftar apa belum. Karena mungkin banyak aktivitas. Paling saya doanya,
berikan izin, ya, Allah saya kembali lagi ke Tanah Suci. Pas pulang ke Indonesia setelah umrah lalu mendadak dapat surat, bahwa saya berangkat 2019,” ungkapnya.

Meskipun pernah umrah, Subro mengakui ibadah haji memang jauh berbeda. Tak hanya waktu dan prosesi ibadahnya yang panjang, ibadah haji juga menuntut kesabaran. Apalagi karena banyak pengalaman spiritual yang bisa dialami orang-orang yang pergi haji.

Dalam setiap doanya di Tanah Suci, Subro berhajat agar keluarga dan anak-anaknya bisa melaksanakan ibadah haji, diberikan kesehatan, kekuatan dalam menjalani hidup, dan diberikan ketabahan dan kesabaran jiwa. Dan, Ia selalu merindukan untuk kembali lagi ke Tanah Suci.

“Saya ingin sekali kembali ke sini lagi, haji kedua kali, haji ketiga kali, terutama panjang umur. Hanya itu saja,” katanya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

Daerah

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:31 WIB