Kisah Inspiratif Lahirnya Pondok Tahfidzul Qur’an Darul Hikmah Sitalang

Penulis -

Kamis, 2 Juli 2020 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ampek Nagari, Prokabar — Baru saja lahir delapan bulan lalu, dan hanya genap lima bulan berjalan secara penuh karena adanya wabah Covid-19, sebuah Pemondokan Tahfidzul Qur’an Darul Hikmah di Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam telah mulai menunjukan hasil.

“Sekitar 3 orang santriwan dan santriwati kami sudah ada yang hafal tiga jus. Alhamdulillah, meski full berjalan dan beraktifitas lima bulan, perjuangan mulai menunjukan hasil,” ungkap Afriwendi, Ketua Pondok Tahfidzul Qur’an Darul Hikmah Sitalang, kepada Prokabar.com saat ditemui di Pemondokan tersebut, Rabu (1/7).

Saat ini anak didik sudah mencapai 200 orang. Berasal dari Nagari Bawan, Sitalang, Sitalang dan Batu Kambiang. Aktifitas gabungan dilakukan satu kali seminggu. Dalam pertemuan di Hari Minggu, dimulai dari Pagi hingga selesai sholat Zuhur berjemaah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara, untuk penyetoran hafalan dilaksanakan setiap hari atau murajaah namanya. Kegiatan dilaksanakan setiap hari, sesudah sholat Ashar hingga sesudah Magrib.

“Seluruh santri gratis dan tidak ada dipungut biaya apapun. Bahkan seluruh pakaian dan atribut lainnya juga diberikan secara gratis. Anak didik selama mengikuti pelajaran, disediakan minuman. Seluruhnya, dibiayai pembina Bapak Haji Edison Abdul Fatah. Beliau saat ini beraktifitas di Palembang,” terangnya.

Afriwendi melanjutkan, pembina ini sendiri memiliki usaha perkebunan yang sangat banyak di Palembang. Selain memiliki perkebunan Jagung ratusan hektar, juga sedang fokus pada budidaya Serai Wangi saat ini. “Sekarang beliau mulai membangun usaha, untuk membantu masyarakat di sini. Sudah memiliki lahan sebanyak 10 hektar untuk percontohan sekitar 100 ribu rumpun, di Nagari Sitalang ini,” tuturnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Perencanaan selanjutnya, akan dikembangkan sekitar 300 ribu hektar lagi kebun serai wangi sekaligus dan membuat penyulingannya. Untuk yang sudah ditanam, akan panen sekitar 2,5 bulan lagi. Ampas penyulingan serai wangi itu nantinya dimanfaatkan untuk makan pakan ternak. Rencananya lagi akan dibangun kandang sapi dengan jumlah 200 hingga 400 ekor. Target kedepannya sekitar 5000 ekor.

Dari usaha pertanian dan perkebunan inilah, Pondok Tahfidzul Qur’an ini bisa hidup. Jumlah Pondok Gazebo saat ini sudah dibangun lima unit, satu aula dan satu unit kantor. “Tenaga pendidik ustad dan ustazah sudah mencapai 11 orang. Dan semuanya masih berasal tenaga pendidik setempat atau guru lokal,” jelasnya.

Untuk pengembangan, akan ada penambahan guru tahfiz yang benar-benar full hafiz Qur’an dari luar. Target kedepan bisa setingkat Provinsi Sumatra Barat. Dan akan ditingkatkan penambahan 10 unit gazebo lagi. Berdiri baru delapan bulan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Selain anak-anak berusia belia hingga remaja, kami juga membuka untuk umum bagi kalangan bebas umur. Mereka yang telah berusia dewasa dan berminat untuk hafiz Qur’an, bisa ikut belajar di sini,” tuturnya.

Hebatnya lagi, Pembina juga memberi motivasi kepada seluruh orang tua, ustad, ustazah serta santriwan dan santriwati yang hafal atau hafiz 30 jus, mandapatkan hadiah umbroh ke Tanah Suci Makkah secara gratis.

“Semua biaya ditanggung penuh oleh pembina kami. Dan Sepertinya ini memang sudah menjadi pembuka ladang ibadah dan amal jariah baginya. Baik untuk selama di dunia, maupun untuk di akhiratnya nanti,” pungkas Ketua Pondok Tahfidz, Sarjana Tekni ini. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB