Nasional

Kisah AKBP Mito, Korban Lion Air yang Pernah Jadi Kernet Angkot

Jakarta, Prokabar – Sejumlah polisi dilaporkan menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, beberapa hari lalu. Salah satunya, AKBP Mito, perwira menengah Polri di Polda Bangka Belitung.

Mito, merupakan alumnus Akpol 1998. Di mata sahabat dan kerabatnya, Mito dikenal sebagai polisi yang baik. Berlatar belakang anak petani, Mito punya banyak adik asuh yang dia latih dan bina dengan hati.

Rabu (31/10), teman seangkatan AKBP Mito, yakni Wakapolrestro Jakarta Utara AKBP Ade Vivid Agustiadi Bachtiar menghantarkan istri sahabatnya Dian, dan anak AKBP Mito, Dito, mendatangi posko Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara.

Beberapa puluh menit di Posko Basarnas, Dian dan Dito yang didampingi Ade Vivid, tidak menemukan ada tanda tanda barang milik AKBP Mito.

Ade mengenal baik Mito. Di matanya, Mito adalah polisi rendah hati dan memiliki jiwa penolong tinggi. Mito merupakan perwira menengah yang layak dijadikan contoh dan teladan.

“Beliau di sana karena orang biasa tapi bisa masuk polisi akhirnya dia di sana melatih beberapa orang yang ingin menjadi polisi dan berhasil. Ada beberapa anak didiknya yang dilatih itu rankingnya 1-10 besar,” ucapnya.

Lain lagi cerita Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, AKBP Bagus Suropratomo. Teman satu angkatan AKBP Mito yang sama sama alumnus Akpol 1998, menulis kisah kehilangan dan harunya di sosial media.

Sembari memosting foto AKBP Mito saat menjadi Taruna Akpol, Bagus yang mantan Wakapolrestabes Medan ini menyebut, jika dulu, saat pendidikan di Akpol, AKBP Mito senang membantu sahabat.

“Beliau, mas Mito, suka mijet mijet jempol tangan saya..” ben muni mas” kletek, kletek. Begitu katanya sambil nunggu bis pesiar di lapangan resimen,” kata Bagus Suropratomo yang saat dihubungi Prokabar, mengaku terpukul atas peristiwa Lion Air ini.

Bagus menyebut, AKBP Mito adalah sosok menginspirasi. “Malah, beliau cerita, kalau dulu, sebelum masuk polisi, Mas Mito ini pernah menjadi kernet angkot. Beliau sosok yang sayang terhadap keluarga,” aku Bagus Suropratomo.

AKBP Mito, juga dikenal teman temannya, sebagai pelukis yang handal. “Kami Parama Satwika dan Akabri 98 berduka dan kehilangan beliau. Allah SWT akan selalu bersamamu mas (AKBP Mito,-red) dan menjaga keluargamu,” tulis Bagus di akun instagram @bagussuropratomo98. (vbm)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top