Kirim APD Pakai JTR Kini Diskon 50 Persen

Penulis -

Senin, 13 April 2020 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sebagai bentuk kontribusi dalam penanggulangan penyebaran Covid-19, JNE memberikan diskon biaya kirim APD (Alat Pelindung Diri) sebesar 50% dengan menggunakan layanan JNE Trucking (JTR). Program ini berlangsung mulai 10 – 30 April 2020 dan berlaku untuk paket minimal 20 kg dengan rute pengiriman dalam kota maupun antar kota di Sumatera, Jawa, serta Bali.

Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, mengatakan, di tengah pandemi virus covid-19 yang terjadi di Indonesia saat ini, JNE berkomitmen untuk terus melayani pelanggan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat. “Kami berharap dengan berbagai kelebihan yang disediakan dalam produk layanan JTR dapat memudahkan masyarakat dalam pengiriman berbagai jenis paket, terutama dalam upaya pencegahan covid-19”. ungkapnya lewat siaran pers, Senin (13/4).

Seiring dengan berjalannya program ini, jangkauan JTR pun telah dikembangkan. Pada awal diluncurkan JTR hanya menjangkau kota-kota besar di Sumatera, Jawa dan Bali. Sejak 1 April 2020 wilayah cakupannya diperluas hingga ke seluruh destinasi di ketiga pulau tersebut.

Sampai saat ini, JTR telah memenuhi kebutuhan pelanggan setia JNE yang mengirimkan paket dalam jumlah besar dengan minimum berat 10 kg. Tarif yang kompetitif dan tidak terkendala oleh aturan penerbangan, JTR mampu mengirimkan beragam jenis paket yang tidak dapat masuk ke dalam kargo pesawat, seperti cairan dan sebagainya.

Dengan kapabilitas yang dimiliki, JNE terus berkontribusi dalam upaya pencegahan virus corona. Berbagai program diluncurkan, salah satunya adalah diskon ongkir 50% khusus untuk pengiriman masker sampai 30 April 2020. Selain itu, JNE juga turut membantu distribusi barang bantuan secara gratis, seperti pengiriman APD produksi Anne Avanti dan 10 ribu masker yang digalang oleh Adib Hidayat untuk paramedis serta rumah sakit ke seluruh Indonesia, mau pun kerjasama yang lainnya.

Eri menambahkan bahwa aktifitas pengiriman paket menjadi salah satu pilar penunjang ekonomi saat ini, dimana pergerakan orang dibatasi karena wabah virus corona.

“Walaupun sekarang banyak kebijakan penutupan atau pembatasan di berbagai wilayah, JNE tetap buka untuk melayani dan mengirimkan paket seluruh pelanggandengan melaksanakan protokol pencegahan covid-19, karena hal ini adalah amanah yang wajib dipenuhi”, pungkasnya.  (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB