Bukittinggi, Prokabar – Pedagang Pasa Ateh, Bukittinggi dikabarkan akan pindah ke Pasa Putiah, belakang Pasar Wisata.
Kios-kios darurat di lokasi parkir Pasa Ateh sudah kosong, Senin (24/6). Sebagian kios sudah dibongkar. Kios itu dibangun atas bantuan berbagai badan sosial dan BUMN seperti Semen Padang.

“Pindah ke Pasa Putiah,” kata pedagang yang sedang berkemas. Setidaknya ada 800 kios darurat dibangun sekitar pasar ikonik yang terbakar itu. Pedagang mulai menempatinya pada Mei 2018.

Pasa Ateh terbakar pada 31 Oktober 2017. Tak lama kemudian dibangun dengan memakai APBN, sesuai arahan presiden. Alokasinya sekitar Rp400 miliar.
Kemarin pasar tersebut masih dilingkari dinding seng. Di dalam buruh bekerja. Crane terlihat bergerak-gerak memindahkan material bangunan yang akan dipakai. (nrs)
















