Kini di Mentawai Ada Rumah Singgah Untuk Anak dan Perempuan Korban Kekerasan

Penulis -

Kamis, 23 Juli 2020 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentawai, Prokabar — Dalam rangka mengobati luka psikis dan demi keamanan korban kekerasan terhadap anak dan perempuan, Pemerintah Mentawai telah menyediakan rumah aman untuk korban di tingkat Kabupaten yakni di Sipora utara.

“Rumah aman sudah kita sediakan untuk mengantisipasi memburuknya kondisi korban dan untuk menunjang pemulihannya secara fisik dan psikis,” ujar Nikolaus Sorot Ogok, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dilansir Prokabar dari MC Mentawai, Kamis (23/7)

Rumah aman yang disewa tersebut saat ini merupakan tempat singgah bagi salah satu korban dan pelaku di bawah umur hingga pulih atau selesai penanganannya.

Niko menambahkan, kedatangan korban di rumah singgah atau aman tersebut tentunya seiring dengan penanganan kasus kekerasan dengan membawa korban ke Sipora sebagai saksi.

Pada rumah singgah disediakan layanan Psikolog, petugas keamanan, dan bahan konsumsi bagi korban.

“Kita sedang menggalang dana dan mengharapakn partisipasi masyarakat untuk menyumbang bagi korban, bisa berupa sembako seperti beras, atau lainnya,” tuturnya.

Selanjutnya ia mengatakan, pihaknya akan memperkuat fungsi petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) dan juga rencananya akan dibentuk Satgas atau  relawan di desa-desa.

“Kami dari Pemerintah daerah akan berupaya seoptimal mungkin menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ke depan kita juga berencana membuat hotline untuk mempermudah laporan dari masyarakat, apalagi Ormas dan DPRD Mentawai juga mendorong 1 hingga 2 tahun ke depan zero kasus tersebut,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada semua pihak baik itu LSM, ormas, tokoh agama, media massa melakukan upaya pencegahan, juga mengedukasi serta ada kewaspadaan dan edukasi dari orangtua hingga laporan kepada penegak hukum. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB