Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Kini BNPB Punya 20 Personel Berkualifikasi ASEAN ERAT

Dibaca : 189

Jakarta, Prokabar — Dua personel BNPB mengikuti pelatihan ASEAN Emergency Response and Assessment Team (ERAT) bersama dengan personel negara ASEAN lain. Mereka menambah total jumlah personel BNPB dengan kualifikasi ASEAN ERAT yang dapat dikerahkan untuk mendukung penanganan bencana di kawasan regional Asia Tenggara.

Hingga kemarin (12/10), total personel ASEAN ERAT yang dimiliki BNPB berjumlah 20 orang, sedangkan sisanya berasal dari TNI, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Basarnas, PMI dan organisasi nonpemerintah. Total personel dari beberapa lembaga atau organisasi berjumlah 31 orang. Mereka dapat secara cepat dikirimkan ke lokasi bencana dengan terlebih dahulu mengantongi ijin dari organisasi yang menaunginya.

Deputi Direktur Eksekutif AHA Centre Arnel Capili menyampaikan bahwa personel ASEAN ERAT dari BNPB sangat berharga dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman sehingga para peserta akan sangat memahami  persyaratan terhadap respon nasional, yang dapat didukung oleh respon pada level regional sebagai ASEAN ERAT.

“Berdasarkan diskusi di antara para pemimpin penanggulangan bencana ASEAN, ini sangat penting untuk BNPB, dapat mengirimkan dukungan personel ASEAN ERAT dari BNPB, khususnya mereka yang telah melewati tingkat 2 atau advanced ataupun potensi pakar yang akan diperlukan di penempatan berikutnya,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (13/10).

Melalui dukungan ASEAN ERAT pada saat tanggap darurat bencana yang terjadi di kawasan Asia Tenggara, ini dapat mengoperasionalisasikan apa yang dicita-citakan  dalam penanggulangan bencana di kawasan, yaitu One ASEAN One Response.

ASEAN ERAT atau ASEAN Emergency Response and Assessment Team diharapkan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas ASEAN untuk menanggapi bencana dan memastikan penyebaran sumber daya secara cepat dan kolektif setelah terjadi bencana besar di satu atau lebih negara ASEAN. Selain untuk melakukan kaji cepat, peran ASEAN-ERAT juga mencakup dukungan logistik, komunikasi darurat dan koordinasi.

Sejauh ini personel ASEAN ERAT telah terlibat di sejumlah misi penanganan darurat untuk mendukung negera di kawasan ASEAN yang tertimpa bencana, termasuk Indonesia. Tahun 2018 lalu, ASEAN ERAT diterjunkan untuk mendukung penanganan darurat di Indonesia, yaitu gempa Lombok dan gempa Sulawesi Tengah. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top