Kian Menderita, Warga Pessel Korban Banjir Kesulitan Air Bersih

Penulis -

Kamis, 1 April 2021 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Warga korban banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu dan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, kini, kian menderita.

Betapa tidak mereka yang terdampak tinggal di ujung Pesisir Selatan itu, kini, kian kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, hingga kini sebagian mereka menggunakan air kemasan yang begitu mahal untuk keperluan keberlansungan kehidupan mereka.

Miris memang, informasi dihimpun Prokabar.com Kamis (1/4) perbaikan jaringan pipa PDAM yang putus belum kunjung usai. Hingga kini tidak ada solusi lain dari pemerintah daerah, maupun BUMD air minum itu untuk pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Untuk kebutuhan memasak kami kini terpaksa harus beli air kemasan. Beban ekonomi menjadi bertambah,” ungkap Aldasman, salah seorang korban banjir di daerah setempat pada wartawan Kamis (1/4).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Kesulitan paling dirasakan adalah untuk kebutuhan, memasak, mandi, mencuci dan jamban. Masyarakat pun kesulitan membersihkan lumpur akibat banjir yang menempel di perabot, lantai dan dinding rumah mereka.

Seyogiyanya, lanjut, Das sapaan akrabnya, PDAM sebagai perusahaan pelat merah peka terhadap kondisi seperti itu. Selain perbaikan pipa, setidaknya ada upaya lain seperti distribusi air bersih menggunakan mobil tanki.

Dengan begitu, kesulitan akan air bersih sedikit teratasi. Jika tidak, dikhawatirkan bisa berdampak pada kesehatan warga seperti diare dan gatal-gatal. “Karena susah untuk bersih-bersih,” ujarnya dengan nada sabak.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Karena itu, mereka berharap PDAM dan pemerintah daerah untuk membantu pendistribusian air bersih ke rumah-rumah melalui mobil tanki. Sebab, perbaikan pipa yang putus baru bisa rampung beberapa hari ke depan.

Seperti diketahui, banjir kembali mendera masyarakat di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Basa Ampek Balai Tapan pada Minggu, 28 Maret 2021. Hingga kini, air masih menggenangi rumah warga dan sejumlah badan jalan.

Untuk Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, banjir merendam 4 nagari antara lain Nagari Talang Balarik Tapan, Nagari Limo Puruik Tapan, Nagari Kampuang Tengah Tapan dan Nagari Binjai Tapan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan merendam 6 nagari antara lain Nagari Tapan, Nagari Koto Anau Tapan, Nagari Batang Arah Tapan, Nagari Tanjuang Pondok Tapan, Nagari Dusun Baru Tapan, Nagari Batang Betung Tapan.

Banjir turut menggenangi lebih dari 1.000 rumah warga, fasilitas umum seperti sekolah, kantor nagari dan kantor camat. Bagi sekolah yang terdampak, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara.

Sementara, Direktur PDAM Tirta Langkusau, Helen hingga kini belum bisa dihubungi Prokabar.com terus coba menghubungi untuk keterangan lebih lanjut. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB