Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ketua KPU Pessel: Anggota Dewan Ikut Pilkada, Ini yang Harus Dilakukan

Dibaca : 137

Painan, Prokabar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mendorong bakal calon bupati dan wakil dari anggota legislatif harus memiliki tiga syarat tanda penguduran diri sebagai wakil rakyat saat pendaftaran Pilkada 2020.

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengatakan, Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2020 berlaku sama bagi anggota TNI, Polri, PNS, BUMN, BMUD, Kepala Desa atau Wali Nagari serta semisalnya, dan SK pengunduran asli diterima selambat-lambatnya 30 hari jelang masa pemilihan.

“Kalau untuk tiga item syarat itu, kami mendorong diserahkan saat pendaftaran. Tetapi, aturan KPU memberi ruang, lima hari sejak ditetapkan sebagai calon,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tiga syarat yang harus di bawa itu, terdiri dari yang pertama surat pengajuan penguduran diri sebagai anggota DPRD.

Kedua tanda terima surat pengajuan penguduran diri, dan ketiga keterangan dari pejabat berwenang, jika penguduran dirinya sedang diproses.

“Jadi calon bupati dan wakil Bupati dari anggota DPRD. Yang bersangkutan harus berhenti dari anggota DPRD, itu prinsipnya,” jelasnya.

Ia mengatakan, tiga syarat itu harus dipenuhi setiap calon yang berasal dari DPRD, TNI Polri dan semisalnya. Sememtara untum SK pemberhentian sendiri diserahkan paling lambat 30 hari sebelum pengungutan suara.

Diketahui jadwal penetapan calon sendiri sesuai dengan ketentuan yang diatur KPU ditetapkan 24 September 2020. Sedangkan jadwal pendaftaran dimulai dari 4 sampai 6 September 2020. (min)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top