Padang, Prokabar – Ketua DPRD Padang Syafrial Kani Menyebut, akan ada refocussing anggaran untuk mengatasi gagal bayar kegiatan yang disebut oleh eksekutif sebagai penundaan pembayaran.
Pembahasan sudah dimulai akhir pekan lalu antara Walikota dengan Ketua Fraksi Fraksi Dprd Padang.
Ketua Dprd Syafrial Kani menyebut, refocussing dimaksudkan untuk mempercepat proses pembayaran kegiatan yang tertunda pada 31 desember lalu, akibat terbatasnya keuangan daerah.
“Kami berharap tidak ada gagal bayar lagi untuk selanjutnya, dan cukup sekali ini saja,” sebut Ketua DPC Gerindra Padang ini.
Lebih lanjut syafrial kani juga menyoroti eksekutif yang lebih ketat dalam memperhatikan kemampuan keuangan daerah sebelum kegiatan ditenderkan, meski itu sudah direncanakan.
“Pada tiga bulan sebelum akhir tahun kami sudah menanyakan, apakah dananya masih ada, dan dijawab masih, namun kenyataannya, ada 31,8 miliar yang akhirnya harus ditunda pembayarannya karena keuangan daerah terbatas,” lanjut Pria 54 Tahun Ini.
Ditambahkannya, kedepan, jika perlu dilakukan penghematan anggaran seperti perjalanan dinas atau kegiatan lainnya.
Sebelumnya diketahui, pendapatan asli daerah kota padang meningkat 13 miliar dibandingan tahun 2020, menjadi 533 miliar. Namun masih jauh dari target 830 miliar. Sementara untuk target tahun ini adalah 980 miliar lebih. (adh)
















