Pessel, Prokabar – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Surya Efitrimen, mengungkapkan bahwa Sumbar menjadi daerah dengan tingkat kerawanan nomer tiga di Indonesia pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
“Tingkat kerawanan Sumbar nomor tiga sesuai hasil Indeks Kerawanan Pemilu (IKP),” kata Efitrimen.
Berdasarkan hasil IKP baru-baru ini tentang tingkat kerawanan pemilu 2019, dari 34 provinsi yang menduduki peringkat pertama Papua Barat, Jogja dan Sumbar, ungkapnya.
“Ya, sebanyak 34 provinsi di Indonesia bahwa Sumbar peringat nomor tiga tentang kerawanan pemilu,” ujarnya Jumat (7/12) saat beri sambutan dalam pengembangan pengawasan partisipatif pemilu di hotel Saga Murni, Kecamatan IV Jurai Pessel.
Seiring itu, katanya, pihaknya terus melakukan pemetaan potensi rawan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, ungkapnya.
“Hasil yang dikeluarkan oleh IKP ini lah menjadi dasar serta pedoman kami dalam pemetaan potensi kerawanan,” ujarnya lagi.
Surya Efitrimen menjelaskan, secara dimensi, ada empat aspek yang menjadi titik pemetaan, pertama konteks sosial politik, penyelengaraan yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.
Empat dimensi itu diturunkan menjadi subdimensi. Mulai dari netralitas aparatur sipil negara, keamanan, ujaran kebencian, akhirnya,(min)
















