Peristiwa

Ketua Asita : Sumbar Kurang Promosi di Singapura

Padang, Prokabar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berharap rute penerbangan Padang-Singapura yang dilayani maskapai Air Asia tidak ditutup karena akan merugikan pariwisata daerah.

“Kita akan coba lobi agar tidak ditutup, tetapi frekuensinya saja yang dikurangi menjadi tiga kali seminggu,” kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Jumat.

Ia mengatakan itu terkait wacana penutupan rute penerbangan oleh maskapai Air Asia pada 17 Mei 2018.

Pemprov Sumbar mengagendakan pertemuan dengan pihak maskapai pada 15 Mei 2018, diantaranya membicarakan dukungan promosi di Singapura.

Promosi itu diharapkan bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Sumbar menggunakan maskapai Air Asia.

Dengan demikian keterisian tempat duduk di pesawat (load factor) bisa ditingkatkan dan rute itu tidak perlu ditutup.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengatakan kemungkinan penutupan rute itu memang karena load factor yang hanya mencapai 30 persen, bahkan kurang.

Secara bisnis hal itu tidak menguntungkan bagi maskapai sehingga wajar jika ada opsi untuk menutup rutenya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Tour Travel (ASITA) Sumbar Ian Hanafiah menyebutkan rute tersebut harusnya sangat potensial untuk menarik wisatawan pecinta surfing untuk langsung datang ke Sumbar melalui Singapura, tidak perlu memutar ke Jakarta seperti biasa.

Namun kurangnya promosi menyebabkan wisatawan di Singapura tidak mengetahui adanya rute penerbangan itu dan tidak memanfaatkannya.

Menurutnya penutupan rute itu akan berpengaruh buruk terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar. (*/upk)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top