Payakumbuh, Prokabar – Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumbar, Wahyudi Thamrin mengaku, konstelasi politik jelang Pemilihan Gubernur 2020 mendatang mulai menghangat di Sumbar.
Apalagi, sejak munculnya nama Irjen Pol Fakhrizal, eks Kapolda Sumbar yang kini bertugas di Mabes Polri. “Bahkan, di beberapa media cetak, diduga sengaja disebar dan pak Fakhrizal diframing seakan-akan dicopot dari jabatan Kapolda Sumbar karena ada laporan sejumlah pihak,” kata Wahyudi Thamrin, Sabtu (28/12) di Wahyudi Thamrin Center, Payakumbuh.
AMPI Sumbar bereaksi, perihal masih banyaknya kandidat kepala daerah yang diduga sengaja menjadikan momentum kepindahan Kapolda Sumbar, sebagai ajang punishment. “Padahal, pak Fakhrizal menjabat sudah 3 tahunan. Itu jabatan terlama,” sebutnya.
Wakil Ketua AMPI Sumbar Muhammad Bayu Vesky secara terpisah menyebut, mestinya, Pilgub Sumbar mendatang harus berjalan fair play. “Jadi, tidak ada pola-pola penggembosan seperti di daerah lain,” jelasnya.
Setali tiga uang, Wardi Halid, pegiat sosmed di Sumbar mengaku, tensi politik mulai memanas jelang Pilgub. “Pesan kami kepada semua pihak, baik itu relawan atau apa namanya, jangan serampangan menyebar data palsu, data hoax. Itu bisa pidana. Polisi pun harus bernyali mengusutnya,” kata dia.
*FAKHRIZAL-GENIUS MAJU*
Sementara itu, Irjen Pol Fakhrizal dipastikan akan maju di Pilgub mendatang dengan kendaraan rakyat (independen) bersama cawagub Genius Umar, kini Wako Pariaman.
Duet rang Agam dan Piaman tersebut, disebut-sebut bakal meruntuhkan beton kekuasaan partai politik selama ini. “Kekuatan rakyat, lebih dari partai politik. Sumbar akan mencetak sejarah, punya Gubernur dari jalur non parpol,” kata sejumlah pengamat.
Kendati memilih maju dari jalur perseorangan, Fakhrizal rupanya sudah banyak dilamar elit partai di Sumbar. “Memang ada yang datang, mengajak bergabung. Tapi, kita juga tidak bisa mengabaikan kekuatan rakyat. Ini akan kita jaga,” kata Fakhrizal.
Ihwal Fakhrizal dilamar parpol, tentu bukan serta merta. Sebab, sejak namanya mengapung dan rakyat secara bersama-sama mengumpulkan KTP dukungan untuk dia dan Genius Umar, tingkat elektabilitas dan popularitasnya cukup tinggi.
Modal keluarga harmonis, ramah, murah hati, jujur serta tegas, menjadikan Fakhrizal harapan baru bagi Sumbar untuk lebih maju. Apalagi, Fakhrizal bakal berduet dengan pamong senior Genius Umar, yang sukses membawa wajah Kota Pariaman dikenal sebagai daerah ramah tujuan wisata.
“Kami ikut Jenderal saja, kami dukung pak Fakhrizal dan pak Genius Umar. Ini penting, kalau Sumbar dipimpin sosok tegas, jenderal, lalu wakilnya birokrat, maka ASN akan bekerja dengan tenang. Tidak takut-takut lagi, tidak ragu lagi akan jaminan karirnya,” demikian sejumlah pegawai kantor Gubernur berkomentar. (vbm)
















