Bukitinggi, Prokabar – Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar mengatakan jika sebuah provinsi yang hendak meraup pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata mesti bersungguh sungguh dalam pengelolaannya. Selain itu, juga dibutuhkan sebuah keberanian dalam menghentikan sebuah kemapanan dengan menciptakan hal yang baru sehingga ciptaan yang baru tersebut dapat menjadi primadona pasar, dan tak terkecuali di sektor kepariwisataan.
Hal ini disampaikan Archandra Tahar saat membuka Seminar Nasional Pariwisata Four Point Zero (4,0) yang diselenggarakan dalam rangka seabad ITB di istana Bung Hatta Bukittinggi, sabtu (27/10).
Mengangkat tema peluang dan tantangan untuk pariwisata berkelanjutan di Indonesia, dalam sambutannya Archandra membandingkan pengelolaan pariwisata negara bagian Amerika Serikat, State Florida yang mampu mengelola pariwisata tanpa melakukan ekplorasi terhadap sumber daya alam mereka. Padahal, negara tersebut sangat kaya akan minyak dan gas.
” Sampai hari ini, State Florida hidup dari pariwisata, tanpa menyentuh sumber daya alamnya, oil dan gas. Pertanyaannya, Apakah ini yang dimaksud Amerika tidak mengeksplore tanahnya, sementara tanah di negara lain dieksplore, Apakah ini yang dimaksud dengan State Florida?, Atau bicara state texas, dimanapun ia eksplore sumber daya alamnya,” Ucap Archandra.
Selain itu, juga terdapat negara yang melakukan pengelolaan sumber daya alam dan pengelolaan pariwisata yang jalan seiring.
” Menurut saya, ada boleh usaha pertambangan sejalan dengan kementrian pariwisata, dan kementrian kelautan sehingga pendapatan negara bisa secara optimal kita dapatkan,” ujarnya
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno Dalam kesempatan ini menyampaikan jika seminar yang dilaksanakan ITB ini dapat menjadi bahan masukan nantinya bagi daerah, terutama Sumatera Barat.
” Kami mengharapkan, hasil dari seminar ini dapat menjadi bahan masukan bagi kami di sumatera barat,” ucap Gubernur.
Memperingati 100 tahun ITB pada tahun 2020 mendatang, berbagai kegiatan juga telah dilaksanakan di berbagai provinsi di Indonesia, seperti Makasar, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan yang akan datang juga dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur.(eym)
















