Padang, Prokabar – Kucing emas yang ditemukan di Kamang Magek, beberapa waktu lalu, akhirnya mati. Kematian itu menyedihkan, apalagi satwa yang super langka.
Kucing itu sebelumnya dievakuasi oleh BKSDA ke Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi. Disana, baru dirawat selama 2 hari.
Diperkirakan kucing itu mati, karena bakteri dan infeksi dari kaki yang terjerat. Menurut BKSDA kucing itu sudah masuk jerat babi warga selama 10 jam, sebelum dievakuasi.
Kucing emas Asia atau Catopuma temminckii masuk dalam daftar International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List yang berisi status spesies-spesies di dunia. Kucing emas Asia berstatus hampir terancam punah.
Jenis kucing yang masih satu keluarga dengan harimau ini, di Indonesia hidup di Pulau Sumatera. Kucing emas habitatnya berada di pohon pohon, sehingga sulit untuk dilakukan pengamatan tingkah lakunya.
Tidak diketahui jumlah hewan ini yang masih tersisa. Namun dipastikan kucing emas nyaris punah, karena perburuan dan hutan yang rusak.(laf)
















