Keterlibatan Orang Awak Dalam Aksi Teror, Buktikan Lemahnya Kontrol Masyarakat

Penulis -

Senin, 14 Mei 2018 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Adanya orang awak (orang Minang) yang terlibat aksi teror perlu mendapat perhatian serius bagi seluruh lapisan masyarakat Minangkabau, baik yang ada di kampung, maupun di rantau. Peran kelurga dan nimik mamak, dan tokoh masyarakat perlu ditingkatkan sebagai kontro sosial, agar tidak terjadi krisis moral dan budaya yang selama ini dikenal sangat melekat kuat di dalam diri anak Minangkabau.

Kapten Arh. Wendra (Pasi Teritorial Kodim 0308 Pariaman) dalam Pembinaan Wawasan Kebangsaan kepada puluhan pelajar di Kabupaten Padang Pariaman memaparkan, bahwa lemahnya aspek ekonomi dan pendidikan menyebabkan terjadinya degradasi moral dan nilai-nilai budaya masyarakat saat ini.

Selain itu pengaruh aspek ekonomi, pendidikan, politik, sosial dan budaya masyarakat juga menjadi pemicu.

“Masyarakat terutama seluruh komponen masyarakat bertanggungjawab dalam pembinaan dan kontrol sosial. Terutama pembinaan kepada Generasi Muda” tutur Kapten Arh. Wendra saat menjadi pemateri Pembinaan Wawasan Kebangsaan kepada puluhan pelajar SMA Se-Padang Pariaman di Hall Saiyo Sakato, Kota Pariaman (14/5).

Sementara itu Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Padang Pariaman, Hasan Basri dari sisi sosial budaya, khususnya di Ranah Minang, kontrol sosial, dahulunya sangat kental dan baik dilakukan oleh Orang tua, Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat.

Mereka (seluruh lapisan masyarakat) sama-sama bertanggungjawab dalam mengkontrol dan menegur anak-anak atau kemenakannya. Apalagi melakukan sesuatu kesalahan atau penyimpangan.

“Masyarakat Minang kental dengan budaya merantau. Tapi budaya merantau dahulunya, jauh berbeda dengan saat ini. Dahulu, pemuda-pemudi yang merantau akan dibekali penguatan karakter berupa doktrin nilai-nilai filosofi budaya. Pembinaan konsep ABS, SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) ke generasi muda yang dibentuk di Surau. Setiap permainan anak nagari seperti silat tradisional, terdapat nilai-nilai Agama Islam, sehingga Karakter Budaya Minang dan Islam dahulunya sangat kental. Termasuk di Padang Pariaman” kata Hasan.

Seiring zaman dan kemajuan teknologi. Apalagi kondisi lemahnya ekonomi, ditambah konsep pendidikan lebih mengutamakan pelajaran sains ketimbang moral dan agama, memperlengkap degradasi moral generasi bangsa lanjut Kakan Kesbangpol Padang Pariaman tersebut.

Adanya aksi teroris yang melibatkan Urang Awak (Orang Minang), merupakan salah satu contoh lemahnya kontrol sosial dewasa ini. Untuk itu, peranan dan fungsi seluruh lapisan masyarakat termasuk sesama OPD di Pemerintahan Daerah harus fokus dalam pembinaan dan pembentukan karakter generasi, sesuai Keyakinan Agama dan Budaya Bangsa Indonesia. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB