Tangerang Selatan, Prokabar – Hari kedua sejak dikabarkan hilang dalam musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Tanjung Karawang, rumah co pilot Harvino di Serpong Green Park 2, Ciater, Sepong, Tangerang Selatan masih dipenuhi pelayat.
Pantauan Prokabar.com, istri Harvino, NIa Fahrida Kurniawati (32) sedang menerima tamu. Mengenakan hijab hitam, Nia duduk sambil menggendong si kecil Khalifi (1,5) yang tertidur pulas di pangkuannya.

Sesekali ibu tiga anak ini mengusap air matanya yang mengalir di wajah. Ia sama sekali tak menyangka bila suaminya ikut jadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yang terjadi Senin (29/10).
“Maaf saya nggak bisa cerita dulu. Sama adik saya saja ya,” ucap Nia dengan matanya yang sembab.
Mewakili kakak iparnya, Vinni Wulandari (37) yang tak lain adik kandung Harvino mengaku tak percaya bila kejadian ini menimpa keluarganya. “Seperti mimpi ya. Sampai sekarang nggak percaya kalau Vino jadi korban di pesawat yang naas,” ucap Vinni membuka perbincangan.

Kejadian inilah yang membuat Vinnni teringat akan ketakutan almarhum ayahnya, Kiswo Karto yang tak berharap putra keduanya itu jadi pilot. “Jangan jadi pilot! Nanti kamu matinya nggak tau di mana. Ternyata ucapan almarhum waktu itu kejadian,” ucap Vinni tegar.
Dimata Vinni, kakak nomor duanya ini bersikeras menjadi pilot. Padahal sebelumnya cita-cita jadi pilot itu keinginan kakak pertamanya, Novi Cahyadi (44).
“Sebenarnya yang pengen jadi pilot itu kakak nomor satu. Kalau Vino tadinya pengen jadi dokter. Eh nggak tau kenapa lulus dari SMA langsung daftar sekolah pilot,” kenangnya.
Meski tak direstui ayahnya, Harvino bersikeras mengejar keinginannya. Hingga tahun 2014, pria yang akrab disapa Vino ini resmi menjadi co pilot. “Sudah empat tahun ya. Pas resmi jadi co-pilot, ayah meninggal dunia,” ujar Vinni.
Menjadi bungsu dari tiga bersaudara yang keduanya lelaki, Vinni sangat dimanja, Terlebih Vino yang selalu memperhatikannya sejak kecil.

“Saya dekat sekali sama Vino karena usia kami nggak jauh beda. Setiap berangkat dan pulang sekolah selalu bareng. Sampai berumahtangga pun, Vino masih care sama saya,” pujinya.
Meski belum ada kepastian tentang kondisi kakaknya, Vinni berharap ada keajaiban. “Doakan saja yang terbaik untuk kakak saya. Sampai sekarang belum ada informasi tentang kondisi Vino. Semoga ada keajaiban,” harap Vinni. (beb)
















