Musik

Keseruan Juara POP Academy, Kenang Masa Kecil di ‘Semangat Senin Indosiar’

Dibaca : 151

Jakarta, Prokabar – Tiga juara Pop Academy (Popa) Indosiar, Waode (asal Baubau), Agnes (Malang) dan Shandy (Jambi) baru saja mengisi acara ‘Semangat Senin Indosiar’. Sebuah program talk show secara daring yang tayang di vidio.com, selalu menampilkan keseruan dari bintang tamu.

Kali ini sang juara Popa, Waode dan dua temannya diajak mengenang masa kecil mereka. Mulai dari sifat, kejadian tak mengenakan bahkan bolos sekolah terungkap di acara ini.

“Kalian pernah bolos sekolah nggak? Ayo jujur, mulai dari Shandy ya,” tanya host Telni meminta ketiga bintang Popa menjawab satu persatu.

“Setiap hari kak aku berangkat ke sekolah. Tapi memang dari rumah itu pamit sekolah tapi nggak pernah sampai,” aku Shandy dengan wajah santainya.

Berbeda dengan Agnes yang memilih tidak masuk sekolah karena alasan sering di bully teman-temannya. “Aku sering jadi bahan bully-an. Jadi masa SMA itu menyedihkan, alhamdulilah aku bertahan karena memang sekolah (tempat) itu pilihan aku,” jawab Agnes.

Kisah seru pun dilanjutkan Waode yang bolos saat pelajaran olahraga. Ia bersama teman-temannya justru memilh main di pantai. Namun aksi Waode justru diketahui guru olahraganya.

“Guruku sama teman-temanku yang dari sekolah datang ke pantai untuk melihat. Eh, ada temanku yang membela diri kalau di pantai itu, kami sedang belajar berenang,” seloroh Waode.

Selain kisah ‘kenakalan’ di sekolah, ketiganya pun mendengarkan fakta yang dibacakan Mr Bom Bom. Diawali dengan fakta Waode yang dulunya sering mengumpulkan sisa sayuran dan kulit pisang di pasar.

“Itu untuk makanan rusa peliharaan kakek aku. Punya lima sampai tujuh rusa yang kita rawat. Paling suka makan kulit pisang. Aku sama mamaku rajin ke pasar untuk mengumpulkan sisa sayuran dan kulit pisang,” kisah Waode.

Fakta yang tak kalah menariknya, adalah Agnes. Waktu kecil, ia bersama ayahnya sering main layangan di lantai atas rumahnya. “Iya aku sama ayah suka main layangan. Pakai tangga (untuk bangunan) untuk naik ke atas,” seloroh Agnes.

Giliran Shandy yang benar-benar membuat kedua temannya geleng kepala. Rupanya Shandy sering bersembunyi untuk melempar batu dengan ketapel. “Kalau ada teman lewat, aku sama temanku itu sembunyi dan menembak dengan ketapel. Tapi akhirnya berhenti karena kena mobil orang. Kami dihukum untuk menurunkan batu bata,” kenang Shandy.

Keseruan mereka pun semakin menjadi ketika Agnes kena ‘prank’ di hari ulangtahunnya. Karena kurangnya kebersamaan saat sesi tantangan, Shandy marah dan mematikan video nya.

“Maaf bang Shandy, aku nggak kompak,” lirih Agnes dengan mimik wajah bersalah.

Di tengah suasana tegang karena Shandy keluar dari obrolan, suara Waode memecah kesedihan Agnes. “Ya ampun, ternyata aku dikerjain. Terimakasih,” ucap Agnes terharu. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top