Kesembuhan di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia

Penulis -

Jumat, 28 Agustus 2020 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kasus sembuh di Indonesia saat ini tercatat masih lebih baik dari rata-rata dunia sebagaimana data Kementerian Kesehatan hingga kini jumlah pasien sembuh harian telah menembus di atas 3 ribu kasus sembuh.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyebut di Indonesia tingkat kesembuhan per 27 Agustus 2020 berada di persentase 72,8% atau 118.575 kasus.

Angka tersebut, menurut Wiku, meningkat dari sebelumnya sebesar 71,5% dan masih lebih tinggi dari rata-rata dunia sebesar 69,34%.

Untuk kasus aktif, Wiku sampaikan persentasenya di angka 22,9% atau 37.245 kasus sedangkan rata-rata dunia sebesar 27,24%. Ia menambahkan untuk data kasus meninggal di Indonesia berada di 4,3% atau 7.064 kasus.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kasus meninggal rata-rata dunia berada di 3,40%. Ini (4,3%) masih di atas rata-rata dunia,” jelas Wiku dalam jumpa pers update penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, Kamis (27/8). Kendati demikian, Wiku menyampaikan masih terdapat penambahan kasus positif baru sebanyak 2.719 kasus.

Untuk peta zonasi risiko mingguan, ada 32 kabupaten/kota berada di zona merah atau risiko tinggi, 222 kabupaten/kota berada di zona oranye atau risiko sedang, 189 kabupaten/kota berada di zona kuning atau risiko rendah, 41 kabupaten/kota tidak ada penambahan kasus baru dan 30 kabupaten/kota tidak terdampak atau termasuk zona hijau.

Namun ada 17 kabupaten/kota yang statusnya naik dari risiko sedang atau zona kuning menjadi tinggi atau zona merah. Sebarannya, menurut Wiku, di 10 provinsi di antaranya Sumatra Barat (1), Sumatera Utara (1), Sumatra Selatan (1), DKI Jakarta (2), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (2), Jawa Timur (2), Kalimantan Tengah (2), Kalimantan Selatan (4) dan Kalimantan Timur (1).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Kami mohon agar perhatian pada 17 kabupaten/kota ini untuk segera dapat meningkatkan penanganan kasus dan penyelidikan epidemiologi serta testing dengan baik, agar posisi risikonya bisa menurun kembali menjadi sedang atau rendah,” papar Wiku.

Khusus 10 kabupaten/kota dalam zona merah tanpa perubahan selama 4 minggu, agar bisa diperbaiki. Wiku merinci, di DKI Jakarta diantaranya Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Ini (DKI Jakarta) kasusnya masih menanjak terus, dan seminggu yang lalu kasus kumulatifnya tertinggi. Sedangkan kasus kematiannya masih naik terus, 116 kematian dalam waktu 1 Minggu, namun kesembuhannya juga naik 75%,” jelas Wiku.

Daerah lain ialah Gorontalo, Hulu Sungai Tengah, Kota Ambon, Kota Medan, Deli Serdang, Kota Balik Papan dan Sidoarjo. Penambahan kasus positif pada daerah tersebut cenderung mengalami penurunan, namun kondisi kasus positif dalam perawatan sedang dalam fase puncak. Hal yang perlu diwaspadai, sambung Wiku, ialah angka kematian dari kasus positif masih dalam fase puncak.

“Harapannya 10 kabupaten/kota tanpa perubahan selama 4 minggu ini bisa segera berubah zonanya menjadi lebih baik,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB