Kesbangpol : Minim Keteladanan Pemimpin Penyebab Pengikisan Nilai Pancasila dan ABS-SBK

Penulis -

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar.com – Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat, Marwansyah Datuak Rajo Sulaiman mengatakan, Ideologi masyarakat adat Minangkabau saat ini memakai Falsafah Kehidupan atau ideologi Pancasila dan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Materi ini tersampaikan pada saat pertemuan 33 lembaga praktisi dan pemerhari Budaya Minangkabau pada Reses DPD RI Irman Gusman, di Aula Kampus Universitas Metamedia, Khatib Sulaiman, Kota Padang, Sabtu (14/6) kemaren.

Pancasila lanjutnya, sebagai Dasar Negara, Ideologi Negara, Sumber Segala Dasar Hukum, Bersumber dari Budaya Nusantara Khususnya Minangkabau, Pencetus atau diinisiasi putra terbaik Minangkabau seperti Muhamad Yamin, Muhamad Hatta dan Haji Agus Salim. Serta menjadi amalan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sedangkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah merupakan Kesesuaian Nilai-nilai Islam, Penghormatan terhadap nilai kearifan lokal, keseimbangan dan Keterampilan serta Orentasi kehidupan masyarakat Minangkabau. Seperti pepatah : Simuncak mati tarambau, kaparak mambaok ladiang, lukolah kaki kaduonyo. Adaik jo syarak di Minangkabau, bak cando Aua jo Tabiang, sanda manyanda kaduonyo.

Kondisi saat ini lanjut Kaban Kesbangpol Sumbar, sudah sangat terkikis dan mengkutirkan kehidupan masyarakat adat Minangkabau sebagai salah satu suku bangsa dan negara Indonesia. “Pengikisan nilai Pancasila dan ABS, SBK. Terdapat lima aspek dasar pengikisan itu. Pertama, globaliasasi, kurangnya sosok teladan pemimpin terutama kedua orang tua dan Ninik Mamak, kurangnya proses pewarisan nilai budaya dan adat Minangkabau serta munculnya interpretasi sempit terhadap nilai-nilai Pancasila dan ABS, SBK untuk kepentingan tertentu.” terang Marwansyah Datuak Rajo Sulaiman.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Solusinya adalah revitalisasi yakni pewarisan nilai melalui pendidikan, peningkatan pemahaman dengan sosialisasi tanpa henti, aplikasi dalam kehidupan, target sasaran generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 dan Peran Media.

Adapun langkah strategis lainnya, melalui Kurilulum praktis tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan untuk anak-anak, Kurikulum tentang Adat Minangkabau sebagai pewarisan ABS, SBK berupa adat Sabatang Panjang sebagai adat universal di seluruh alam Minangkabau, Perjuangkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2022 memiliki aturan teknis seperti Peraturan Pemerintah. Terakhir aplikatif ABS, SBK yakni upaya Restorasi melalui prodak hukum.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Pada akhirnya Komunikasi, Koordinasi, Kolaborasi, Sinergi dan integritas lantas sektoral pemerintahan dan lembaga masyarakat adat adalah kunci sukses langkah-langkah strategis itu dapat tercapai. Sadanciang Bak Basi, Saciok Bak Ayam. Ka Ilia Sarangkuah Dayuang, Ka Mudiak Saantak Galah.” tutup Kaban Kesbangpol Sumbar. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB