TanahDatar,Prokabar- Tingkat paritisipasi masyarakat melakukan vaksin Covid 19 di Tanah Datar meningkat. Hal ini pun menyebabkan beberapa kali di Tanahdatar kekosongan stok vaksin.
“Realisasi vaksin di Tanahdatar hingga saat ini sudah mencapai 11,42 persen. Sejak sebulan terakhir, partisipasi masyarakat sangat tinggi, ” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pecegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanahdatar Roza Mardiah, Selasa (27/7).
Roza melanjutkan, meningkatnya partisipasi masyarakat itu disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, upaya sosialisasi dan instruksi dari pemerintah pusat hingga kabupaten yang gencar menyerukan upaya vaksinasi.
“Sejak Juni hingga saat ini animo masyarakat sendiri mulai meningkat. Bahkan sudah dua hari ini kita juga kekosongan stok vaksin. Untuk memenuhi kebutuhan stok, kita juga terus berkoordinasi dengan pihak dari provinsi, ” jelas Roza.
Seiring dengan gencarnya upaya tracking yang dilakukan, perkembangan kasus positif juga meningkat di Tanah Datar.
“Angka kasus kematian juga meningkat. Kasus terakhir ada tiga kasus kematian pada Senin (26/7) dan Selasa (27/7) pagi di beberapa nagari, ” sebut Roza.
Peningkatan kasus positif Covid juga disebabkan masih banyaknya masyarakat yang terlalu menyepelekan protokol kesehatan. Kelengahan masyarakat tersebut memicu perkembangan kasus akhir-akhir ini di Tanahdatar.
“Ada juga kasus dari setelah perjalanan, namun setelah sampai di kampung justru terpapar. Kita terus lakukan tracking, semakin banyak tracking semakin banyak ditemukan kasus, akan semakin baik karena bisa diberikan penanganan. Yang justru tidak terdeteksi dan keengganan melakukan swab justru itu yang sulit, “sebut Roza.
Roza mengimbau masyarakat agar tidak enggan apalagi takut untuk melakukan swab. Apalagi, jika ada kasus positif disekitar lokasi kediaman dan pernah melakukan kontak.
“Kita mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut untuk di swab, melakukan vaksin, dan segala imbauan pemerintah untuk kebaikan bersama, ” imbau Roza.
Sementara itu, update data Covid 19 di Tanah Datar sendiri pada Selasa (27/7) terjadi peningkatan orang yqng terinfeksi Covid 19. Setidaknya 70 orang dinyatakan positif, dan 126 orang dinyatakan berhasil sembuh.
Setidaknya telah tercatat sebanyak 3.407 kasus paparan Covid 19 di Tanah Datar, dan 2.649 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sisanya, dirawat diberbagai rumah dakit rujukan di Sumatera Barat.
Sedangkan, 557 orang isolasi mandiri. Untuk meninggal dunia telah mencapai 106 orang. (eym)
















