Daerah

Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem di Tanah Datar Tersebar hingga Sembilan Kecamatan

Dibaca : 327

Tanah Datar, Prokabar – Rekapitulasi kerusakan akibat cuaca ekstrim oleh BPBD Tanah Datar hingga Sabtu (3/4) terdata sebanyak 183 unit bangunan hunian atau rumah rusak sedang hingga berat. Selain itu, sebanyak 14 fasilitas umum yang terdiri dari sekolah, tempat ibadah, tempat usaha juga terdata mengalami kerusakan.

Kerusakan tersebut, tersebar di 25 Nagari di 9 kecamatan, seperti X Koto sebanyak 83 unit bangunan hunian, Tanjung Baru sebanyak 12 unit bangunan hunian dan 3 unit fasum, Lima Kaum 7 unit bangunan hunian, Batipuh Selatan 22 unit bangunan dan 8 fasum, Pariangan masing masing 1 unit bangunan dan fasum.

Di Sungai Tarab 1 unit bangunan, Salimpaung 25 unit bangunan hunian, Rambatan 2 unit fasum, Lintau Buo Utara 23 unit bangunan hunian, Sungayang 2 unit bangunan hunian, dan Lintau Buo 1 unit bangunan hunian.

Selain kerusakan bangunan hunian dan fasilitas umum, kerusakan juga terdapat pada sektor pertanian. Banyak ladang petani yang turut hancur akibat cuaca ekstrim beberapa hari lalu itu.

“Kalau untuk data kerusakan pada sektor pertanian, kita menunggu dari dinas pertanian dulu. Itu tanggung jawab dari dinas tersebut. Kalau sudah masuk datanya nanti kita sampaikan,” ucap Salah seorang pegawai BPBD Tanah Datar.

Sebelumnya, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian mengatakan informasi dari Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi angin kencang yang menimpa daerah itu diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan bulan ini.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi alam yang tidak menentu saat ini terutama angin kencang yang bisa mendatangkan kerugian bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa,” katanya.

Diketahui sebelumnya angin kencang yang terjadi di daerah itu mengakibatkan pohon tumbang dan merusak beberapa rumah warga, rumah gadang, hingga sekolah dan tempat ibadah.

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa angin kencang tersebut namun seorang warga di Jorong Tangah XX, Nagari Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan dilaporkan tertimpa pohon kayu. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top