Daerah

Kerjasama Dengan RSUD, Ini Target PMI Pasaman di Tahun 2020

Pasaman, Prokabar — Polemik ketersediaan darah bagi para pasien di rumah sakit yang membutuhkan, agaknya tidak ada habis-habisnya. Berbagai upaya terus dilakukan. Apakah itu upaya dari pihak rumah sakit, pemerintah hingga organisasi kemanusian. Di Pasaman contohnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan RSUD Lubuk Sikaping mewakili Pemda Pasaman.

Nota kesepahaman ini dalam hal keaktifan PMI Pasaman dalam menyediakan darah bagi pasien yang membutuhkan.

“Selama ini, aksi donor atau semacamnya kerap terhalang oleh tidak tersedianya refrigerator, alat penyimpan darah. Kini, alat ini ada di RSUD. Makanya kita jalin kerjasama dalam proses penyimpanan dan realisasi darah melalui yang namanya bank darah,” kata Ketua PMI Pasaman, Atos Pratama, Selasa (3/12).

Diakui Atos, dengan kerjasama ini, tentunya PMI nantinya dapat lebih aktif dalam menggalang darah melalui aksi kemanusiaan.

Lebih lanjut, Direktur RSUD Lubuk Sikaping, Yong Marzuhaili menjelaskan, di RSUD Lubuk Sikaping terdapat satu unit refrigerator. Kapasitasnya bisa menyimpan 100 kantong darah dan tahan selama satu bulan.

“Kita punya penyimpanan, namun isinya kosong, alias minim pendonor. Dengan kerjasama ini, tentunya kami berharap ketersediaan darah dapat terjamin. Apakah itu melalui pendonor lepas, atau para pendonor yang berhasil didapat melalui kegiatan PMI,” tukas Yong. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top