Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Keren, Wisman Mulai Ramai Kunjungi Rafflesia Arnoldi Di Paninjauan Tanjung Raya

Dibaca : 317

Agam, Prokabar — Setelah sempat viral, keberadaan Rafflesia Arnoldi di Jorong Simpang Dingin, Kenagarian Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat mulai ramai dikunjungi Wisawatan Manca Negara dan Nasional.

Temuan mulai dipublis 2019 dan 2020 ini, setelah BKSDA Resor Agam selalu melakukan monitoring ke lokasi, dan melakukan edukasi kepada tokoh masyarakat setempat. “Kami sangat senang Bunga Rafflesia Arnoldi membuat kampung halaman ini ramai didatangi berbagai wisatawan dan turis mancanrgara. Hal ini akan berdampak positif pada pendapatan dan perekonomian kami,” ungkap Junaidi, salah seorang pemuda setempat kepada Prokabar.com, Kamis (30/1)

Sementara itu, Miswardi salah seorang penggiat pariwisata setempat mengatakan Agam memiliki destinasi wisata yang komplit. “Ada lautan, danau, pegunungan, perbukitan dan air terjun bahkan bunga Rafflesia. Untuk itu diharapkan Agam selalu menjadi tempatnya wisata alami yang diminati wisatawan manapun,” tuturnya.

Wali Jorong Pasa Maninjau itu juga sempat mendampingi beberapa orang turis asal Belgia ke lokasi Rafflesia. Menurut turis asing itu, suasana Danau Maninjau umumnya Kabupaten Agam, sangat menyenangkan. Sarana dan prasarana cukup memudahkan akses untuk tujuan wisata. keindahan alam yang asri menjadi kekayaan tersendiri di sini.

“Masyarakat di selingkar Danau Maninjau sangat terbuka. Dan kita berharap pariwisata ini dapat jadi penunjang ekonomi masyarakat Agam khususnya Tanjung Raya,” terangnya.

Ia melanjutkan, banyak akses jalan yang masih sangat terjal. Namun itu bahkan membuat perjalanan turis itu semakin menantang. Bagi turis asing itu selalu bilang “That Is Adventure,” ujarnya.

Meski demikian rata-rata mssyarakat masih belum siap seutuhnya menjadi pelayan dan penerima tamu yang baik. Baik secara konsep pariwisata berwawasan luas sesuai kearifan lokal dan budaya luhur. “Kita butuh beberapa sosialisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat dalam bidang pariwisata.

“Artinya kita sangat membutuhkan pembinaan dan pemberdayaan dari Dinas Pariwisata, Diskoperindak, Disdikbudpar, Dinas Sosial dan srbagainya. Kita juga butuh pembinaan dari pelaku pariwisata cukup berpengalaman. Kita berharap nantinya instansi terkait bersama-sama duduk dalam 1 meja dengan masyarakat, merumuskan satu konsep pandangan agar nantinya pariwisata dan pengelolaan kuliner dapat jadi andalan di Tanjung Raya,” pungkasnya. (rud)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top